ANALISIS KEAMANAN STEGANOGRAFI CITRA DIGITAL BERBASIS ELLIPTIC CURVE CRYPTOGRAPHY (ECC), DISCRETE COSINE TRANSFORM (DCT), DAN LEAST SIGNIFICANT BIT (LSB) DENGAN OPTIMASI ALGORITMA GENETIKA

Zachaweus, Elizabeth Nagita P.S.H. (2025) ANALISIS KEAMANAN STEGANOGRAFI CITRA DIGITAL BERBASIS ELLIPTIC CURVE CRYPTOGRAPHY (ECC), DISCRETE COSINE TRANSFORM (DCT), DAN LEAST SIGNIFICANT BIT (LSB) DENGAN OPTIMASI ALGORITMA GENETIKA. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (308kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (522kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (223kB)
[img] Archive (SOURCE CODE)
Sourcecode - 22.83.0931.zip - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img] Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (736kB)

Abstract

Steganografi citra digital merupakan teknik pengamanan informasi yang tidak hanya melindungi isi pesan, tetapi juga menyamarkan keberadaannya agar sulit terdeteksi. Namun, penerapannya sering menghadapi tantangan berupa penurunan kualitas citra, meningkatnya ukuran file stego, serta potensi deteksi statistik. Penelitian ini mengusulkan sistem steganografi citra berbasis Elliptic Curve Cryptography (ECC) yang dioptimasi menggunakan Algoritma Genetika (GA) dan dilengkapi Reed–Solomon (RS) sebagai koreksi error. Sistem diimplementasikan menggunakan dua metode penyisipan, yaitu Least Significant Bit (LSB) sebagai domain spasial dan Discrete Cosine Transform (DCT) sebagai domain frekuensi. Pengujian dilakukan pada beberapa citra PNG dengan parameter evaluasi meliputi PSNR, MSE, Chi-Square, Bit Error Rate (BER), waktu komputasi, serta perubahan ukuran file stego. Hasil menunjukkan bahwa metode LSB menghasilkan kualitas citra yang sangat tinggi dengan PSNR 75,60–81,57 dB dan MSE 0,00045–0,00179, disertai nilai Chi-Square yang sangat rendah, sehingga perubahan citra hampir tidak terdeteksi secara visual maupun statistik. Selain itu, LSB memiliki waktu embedding lebih cepat (±0,60–0,68 detik) serta ukuran file stego yang stabil atau cenderung lebih kecil akibat efisiensi kompresi PNG. Sebaliknya, metode DCT menghasilkan PSNR lebih rendah (48,27–54,42 dB) dan MSE lebih tinggi akibat modifikasi koefisien frekuensi. Nilai Chi-Square DCT cenderung sangat besar, mencerminkan perubahan struktur frekuensi yang signifikan, serta waktu komputasi lebih lama (±0,97–1,87 detik). Secara keseluruhan, metode LSB lebih unggul dalam kualitas visual, efisiensi, dan ketidakterdeteksian spasial, sedangkan DCT menawarkan keunggulan teoritis dalam ketahanan terhadap manipulasi berbasis frekuensi.

Item Type: Thesis (S1 - Sarjana)
Contributor:
Pembimbing
Ariyus, Dony
Uncontrolled Keywords: Steganografi, ECC, DCT, LSB, Algoritma Genetika, steganography, genetic algorithm.
Subjects: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum
000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 005 Pemrograman komputer, program dan data
Divisions: Fakultas Ilmu Komputer > Teknik Komputer
Depositing User: RC Universitas AMIKOM Yogyakarta
Date Deposited: 06 Jul 2026 01:53
Last Modified: 06 Jul 2026 01:53
URI: http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/31925

Actions (login required)

View Item View Item