KOMUNIKASI INTERPERSONAL IBU DAN ANAK DALAM PROSES PEMULIHAN EMOSIONAL DI KELUARGA NON – INTACT PASCA PERCERAIAN

Salina, Salsabila Nadia Putri (2026) KOMUNIKASI INTERPERSONAL IBU DAN ANAK DALAM PROSES PEMULIHAN EMOSIONAL DI KELUARGA NON – INTACT PASCA PERCERAIAN. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.

[img] Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version

Download (687kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (477kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (543kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (839kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (80kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (613kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi interpersonal antara ibu dan anak dalam keluarga non-intact pasca perceraian serta perannya dalam proses pemulihan emosional anak usia dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivis. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 18–25 tahun yang berasal dari keluarga nonintact dan tinggal bersama ibu setelah perceraian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam mendukung pemulihan emosional anak. Keterbukaan komunikasi dipengaruhi oleh rasa aman dan kepercayaan, empati diwujudkan melalui dukungan verbal dan nonverbal, serta sikap positif orang tua membantu menciptakan suasana komunikasi yang nyaman. Kesetaraan komunikasi memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat, sementara hambatan komunikasi muncul dalam bentuk jarak emosional dan keterbukaan yang selektif. Berdasarkan Teori Penetrasi Sosial, komunikasi interpersonal berkembang secara bertahap dari hubungan yang dangkal menuju hubungan yang lebih mendalam, sehingga berkontribusi terhadap stabilitas emosional anak.

Item Type: Thesis (S1 - Sarjana)
Contributor:
Pembimbing
Sekarningrum, Anggun Anindya
Uncontrolled Keywords: komunikasi interpersonal, keluarga non-intact, perceraian, pemulihan emosional, dewasa awal, interpersonal communication, non-intact family, divorce, emotional recovery, early adulthood.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302.2 Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: RC Universitas AMIKOM Yogyakarta
Date Deposited: 22 Sep 2026 04:04
Last Modified: 22 Sep 2026 04:04
URI: http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32916

Actions (login required)

View Item View Item