Dewie, Jesicha Mandhance Aurrelia Maha (2026) EVALUASI LAYANAN SIPAKDE DALAM PENCAPAIAN TINGKAT KEMATANGAN DOMAIN LAYANAN SPBE DENGAN MENGGUNAKAN E-GOVERNMENT MATURITY MODEL (EGMM). S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.
|
Text (COVER - ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version Download (747kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (395kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (874kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (199kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (125kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pelayanan publik. Kapanewon Depok mengimplementasikan layanan administrasi kependudukan berbasis digital melalui SIPAKDE sebagai bagian dari transformasi digital tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi implementasi serta mengukur tingkat kematangan Domain Layanan SPBE pada SIPAKDE menggunakan pendekatan E-Government Maturity Model berdasarkan indikator evaluasi yang diatur dalam Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 59 Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Pengukuran dilakukan terhadap indikator Domain Layanan yang meliputi ketersediaan layanan digital, tingkat integrasi layanan, pengelolaan layanan, serta evaluasi dan peningkatan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIPAKDE berada pada Level 3 (Terdefinisi) dalam skala kematangan EGMM. Sebagian besar indikator seperti ketersediaan layanan digital dan prosedur operasional telah terdokumentasi dan dilaksanakan secara konsisten. Namun demikian, capaian pada indikator integrasi layanan antar sistem, monitoring dan evaluasi berbasis kinerja, serta dokumentasi pembelajaran organisasi masih belum optimal, sehingga belum mencapai Level 4 (Terkelola dan Terukur). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun layanan telah terstruktur dan berjalan secara formal, aspek pengelolaan berbasis data dan integrasi lintas sistem masih memerlukan penguatan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan integrasi sistem, penguatan mekanisme evaluasi berbasis indikator kinerja, serta penyusunan dokumentasi pembelajaran organisasi guna mendorong peningkatan tingkat kematangan menuju Level 4 dan mendukung keberlanjutan implementasi SPBE di Kapanewon Depok.
| Item Type: | Thesis (S1 - Sarjana) | ||
|---|---|---|---|
| Contributor: |
|
||
| Uncontrolled Keywords: | SPBE, Layanan Publik, E-Government, SIPAKDE, EGMM, Digital Services. | ||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 320 Ilmu politik > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) | ||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Pemerintahan | ||
| Depositing User: | RC Universitas AMIKOM Yogyakarta | ||
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:30 | ||
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:30 | ||
| URI: | http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32412 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

