IMPLEMENTASI LEARNING TO RANK DALAM IDENTIFIKASI RISIKO TRANSAKSI FRAUD PADA SISTEM KEUANGAN DIGITAL

Mu'thi, Azizi Egatri (2026) IMPLEMENTASI LEARNING TO RANK DALAM IDENTIFIKASI RISIKO TRANSAKSI FRAUD PADA SISTEM KEUANGAN DIGITAL. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.

[img] Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version

Download (665kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (330kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (427kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (659kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (84kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[img] Archive (SOURCE CODE)
Sourcecode - 22.11.4800.zip - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (385kB)
[img] Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (502kB)

Abstract

erkembangan sistem keuangan digital mendorong peningkatan volume transaksi yang signifikan, namun sekaligus menimbulkan risiko fraud yang semakin kompleks. Sistem deteksi fraud berbasis machine learning yang ada saat ini umumnya menerapkan pendekatan klasifikasi biner untuk menentukan apakah suatu transaksi tergolong fraud atau bukan. Pendekatan ini memiliki keterbatasan dalam konteks operasional nyata, karena tidak mampu memberikan informasi prioritas investigasi bagi tim analis ketika menghadapi ribuan transaksi yang terdeteksi setiap harinya. Penelitian ini mengimplementasikan metode Learning to Rank berbasis algoritma LambdaMART untuk mengidentifikasi dan memeringkat risiko transaksi fraud pada sistem keuangan digital. Dataset yang digunakan adalah Credit Card Fraud Detection dari Kaggle yang memuat 284.807 transaksi dengan proporsi fraud sebesar 0,17%. Data dibagi menggunakan time-based split (70% latih, 15% validasi, 15% uji) dan dikelompokkan dalam Query berbasis jendela waktu satu jam. Arsitektur Dual Pipeline dikembangkan untuk membandingkan dua pendekatan, yaitu Pure LambdaMART yang dilatih menggunakan fitur asli, dan Hybrid LTR yang menggabungkan fitur asli dengan skor probabilitas Out-of-Fold (OOF) dari XGBoost Classifier yang ditransformasi menggunakan fungsi logit. Kinerja model dievaluasi menggunakan metrik pemeringkatan Normalized Discounted Cumulative Gain (NDCG), Precision, Recall, dan Mean Average Precision (MAP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Hybrid LTR terbukti lebih unggul dalam memprioritaskan transaksi fraud dibandingkan model Pure LambdaMART dan baseline klasifikasi, dengan mencapai skor NDCG@10 tertinggi sebesar 0,816. Pendekatan hibrida ini membuktikan bahwa integrasi ekstraksi pola penipuan secara global dengan optimasi urutan secara lokal mampu menghasilkan daftar prioritas investigasi yang efektif dan adaptif bagi lembaga keuangan dan perusahaan fintech.

Item Type: Thesis (S1 - Sarjana)
Contributor:
Pembimbing
-, Hartatik
Uncontrolled Keywords: Learning to Rank, LambdaMART, deteksi fraud, pemeringkatan risiko transaksi, sistem keuangan digital. fraud detection, transaction risk ranking, digital financial system.
Subjects: 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum
Divisions: Fakultas Ilmu Komputer > Informatika
Depositing User: RC Universitas AMIKOM Yogyakarta
Date Deposited: 05 Oct 2026 04:12
Last Modified: 05 Oct 2026 04:12
URI: http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/33140

Actions (login required)

View Item View Item