-, Cornelia (2026) PENDEKATAN EXPLAINABLE MACHINE LEARNING MENGGUNAKAN CATBOOST DAN SHAP UNTUK KLASIFIKASI SPESIES PENGUIN BERDASARKAN MORFOLOGI. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.
|
Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (409kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (68kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (181kB) |
|
|
Archive (SOURCE CODE)
Sourcecode - 22.11.4874.zip - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (840kB) |
Abstract
Data penguin di Kepulauan Palmer, Antartika, merupakan salah satu contoh data yang banyak digunakan untuk penelitian ilmiah karena mencerminkan variasi biologis yang kompleks antarspesies. Namun, sebagian besar penelitian terdahulu hanya berfokus pada peningkatan akurasi model tanpa menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi hasil klasifikasi. Hal ini menyebabkan keterbatasan dalam memahami secara mendalam hubungan antara fitur morfologi dengan prediksi spesies. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma CatBoostClassifier dalam dua konfigurasi, yaitu parameter default dan hasil hyperparameter tuning, pada Dataset 1 dan Dataset 2 yang telah diselaraskan. Tahapan penelitian meliputi eksplorasi dan preprocessing data, pembagian dataset, pemodelan, evaluasi kinerja menggunakan metrik klasifikasi, serta interpretasi model dengan pendekatan Explainable Machine Learning berbasis SHAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CatBoostClassifier hasil tuning mampu menghasilkan kinerja yang optimal dan stabil dengan tingkat akurasi sebesar 99% pada Dataset 1 dan 85% pada Dataset 2, yang selanjutnya divalidasi melalui pengujian menggunakan data eksternal. Analisis SHAP mengungkap bahwa fitur morfologi seperti panjang paruh (Culmen Length (mm) / Bill Length (mm)), kedalaman paruh (Culmen Depth (mm) / Bill Depth (mm)), panjang sirip (Flipper Length (mm)), dan massa tubuh (Body Mass (g)) memiliki kontribusi yang berbeda dalam membedakan setiap spesies penguin. Dengan demikian, penelitian ini menghasilkan model klasifikasi yang tidak hanya akurat tetapi juga interpretatif, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu analisis berbasis data dalam bidang biologi, khususnya dalam identifikasi spesies, serta mendukung kajian keanekaragaman hayati dan konservasi.
| Item Type: | Thesis (S1 - Sarjana) | ||
|---|---|---|---|
| Contributor: |
|
||
| Uncontrolled Keywords: | CatBoost, SHAP, Klasifikasi Penguin, Morfologi, Explainable Machine Learning, Penguin Classification, Morphology. | ||
| Subjects: | 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum | ||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komputer > Informatika | ||
| Depositing User: | RC Universitas AMIKOM Yogyakarta | ||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 02:17 | ||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:17 | ||
| URI: | http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/33126 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

