Oktaviana, Azzahra Nur (2026) PENERAPAN E-GOVERNMENT DALAM PENANGANAN MASALAH LINGKUNGAN HIDUP DI KABUPATEN SLEMAN. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.
|
Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version Download (964kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (383kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (484kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (145kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (869kB) |
|
|
Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (469kB) |
Abstract
Permasalahan lingkungan di Kabupaten Sleman semakin meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat, sementara mekanisme pelayanan lingkungan hidup konvensional dinilai lambat dan kurang efektif. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman mengembangkan inovasi SIDARLING (Sistem Informasi Daerah Tentang Lingkungan Hidup) sebagai layanan digital yang telah menyelesaikan sekitar 62% permasalahan warga dalam kurang dari satu tahun. Penelitian ini menggunakan teori Indrajit(2016) yang menganalisis penerapan egovernment melalui tiga elemen support, value, dan capacity. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada elemen value, SIDARLING memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam menyampaikan permohonan masalah lingkungan secara daring serta meningkatkan transparansi layanan melalui mekanisme pelacakan status laporan. Dari aspek support, penerapan SIDARLING didukung oleh kebijakan dan komitmen organisasi di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman. Namun, dari aspek capacity, pelaksanaan SIDARLING menghadapi keterbatasan dalam dua kategori. Pertama, kendala internal meliputi keterlambatan pembaruan status oleh admin, sistem yang masih dalam pengembangan sehingga mengalami error teknis, dan belum optimalnya koordinasi antarunit. Kedua, kendala eksternal meliputi kesenjangan digital masyarakat, minimnya sosialisasi, dan rendahnya literasi digital terutama kelompok lansia. Diperlukan penguatan kapasitas internal melalui peningkatan responsivitas admin, penyempurnaan sistem, dan perbaikan SOP koordinasi antarunit. Dari sisi eksternal, diperlukan sosialisasi melalui kerja sama dengan pemerintah desa/kelurahan, penyediaan panduan sederhana, dan pendampingan bagi masyarakat dengan literasi digital rendah agar SIDARLING dapat mendukung pelayanan lingkungan hidup secara efektif dan inklusif.
| Item Type: | Thesis (S1 - Sarjana) | ||
|---|---|---|---|
| Contributor: |
|
||
| Uncontrolled Keywords: | e-government, layanan publik, layanan hidup daerah, SIDARLING, Kabupaten Sleman, public services, regional environmental services, Sleman Regency. | ||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 320 Ilmu politik > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) | ||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Pemerintahan | ||
| Depositing User: | RC Universitas AMIKOM Yogyakarta | ||
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 04:07 | ||
| Last Modified: | 23 Sep 2026 04:07 | ||
| URI: | http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

