Rivana, Dena (2026) GENERASI SANDWICH DALAM PERSPEKTIF BUDAYA INDONESIA : ANALISIS FILM HOME SWEET LOAN. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.
|
Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (356kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (476kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (570kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (716kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (108kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (370kB) |
|
|
Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas representasi generasi sandwich dalam film Home Sweet Loan melalui analisis teks media deskriptif kualitatif. Generasi sandwich merujuk pada kelompok individu usia produktif yang menanggung beban ekonomi berlapis secara simultan, baik untuk diri sendiri, orang tua, maupun keluarga besarnya. Fokus utama kajian ini adalah mengeksplorasi bagaimana film tersebut mengonstruksi realitas tekanan finansial dan konflik peran melalui lensa sosiokultural spesifik Indonesia, yang meliputi pergeseran budaya patriarki serta fenomena anak sebagai investasi jangka panjang. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi audiovisual berupa capturing adegan dan transkripsi dialog yang mencerminkan indikator-indikator tersebut , kemudian dianalisis menggunakan landasan Teori Representasi Stuart Hall model encoding-decoding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Home Sweet Loan bertindak sebagai teks budaya aktif yang tidak sekadar menggambarkan beban material, melainkan mengkritik struktur kekeluargaan tradisional di Indonesia. Melalui tokoh Kaluna, film ini merepresentasikan adanya pergeseran budaya patriarki di ranah domestik urban, di mana anak perempuan bungsu beralih peran menjadi penopang ekonomi utama keluarga dan mengambil alih tanggung jawab keuangan yang gagal dipenuhi oleh figur laki-laki (ayah dan kakak laki-laki). Selain itu, ditemukan representasi kuat mengenai eksploitasi psikologis berkedok nilai bakti akibat cara pandang konvensional yang memosisikan anak sebagai jaminan atau investasi hari tua. Temuan visual berupa simbol cangkang keong di akhir film mempertegas pesan agensi dan resolusi bahwa kemandirian ruang personal (rumah) menjadi esensi penyelamat bagi perempuan pekerja dari jerat siklus generasi sandwich yang destruktif.
| Item Type: | Thesis (S1 - Sarjana) | ||
|---|---|---|---|
| Contributor: |
|
||
| Uncontrolled Keywords: | Generasi Sandwich; Representasi; Film Home Sweet Loan; Budaya Patriarki; Anak Sebagai Investasi; Sandwich Generation; Representation; Patriarchal Culture; Children as Investment. | ||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302.2 Ilmu Komunikasi | ||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Komunikasi | ||
| Depositing User: | RC Universitas AMIKOM Yogyakarta | ||
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 02:59 | ||
| Last Modified: | 22 Sep 2026 02:59 | ||
| URI: | http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32908 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

