Naradinda, Olga (2026) INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA INFORMASI PEMERINTAH DALAM MEMBANGUN PELAYANAN PUBLIK DIGITAL : STUDI PADA KANWIL KEMENTERIAN HUKUM DIY. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.
|
Text (COVER - ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version Download (599kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (417kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (896kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (803kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (778kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (150kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (574kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Instagram sebagai media informasi pemerintah dalam mendukung pelayanan publik digital pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami praktik pengelolaan Instagram sebagai sarana penyampaian informasi layanan hukum. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan sebagai media utama dalam menyampaikan informasi terkait jenis layanan, prosedur dan persyaratan administrasi, jadwal pelayanan, inovasi layanan digital, serta sosialisasi kebijakan. Penyajian konten dalam bentuk infografis, dokumentasi kegiatan, dan video singkat memperkuat daya tarik serta memudahkan masyarakat dalam memahami substansi layanan. Dalam perspektif teori Uses and Gratifications, pemanfaatan Instagram menunjukkan pemenuhan kebutuhan kognitif (cognitive needs) masyarakat, di mana audiens secara aktif menggunakan media sosial untuk memperoleh informasi dan mengurangi ketidakpastian sebelum mengakses layanan. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan tantangan dalam pengelolaan akun, khususnya keterbatasan sumber daya manusia (SDM) serta adanya target produksi hingga 50 unggahan per minggu yang berpotensi memengaruhi kualitas substansi informasi. Secara keseluruhan, Instagram memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan publik digital yang lebih terbuka, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, meskipun masih memerlukan optimalisasi pada aspek manajemen konten dan penguatan SDM.
| Item Type: | Thesis (S1 - Sarjana) | ||
|---|---|---|---|
| Contributor: |
|
||
| Uncontrolled Keywords: | Instagram, Media Informasi Pemerintah, Pelayanan Publik Digital, Kementerian Hukum DIY, Komunikasi digital, Government Information Media, Digital Public Service, Ministry of Law DIY, Digital Communication. | ||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302.2 Ilmu Komunikasi | ||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Komunikasi | ||
| Depositing User: | RC Universitas AMIKOM Yogyakarta | ||
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 01:49 | ||
| Last Modified: | 04 Aug 2026 01:49 | ||
| URI: | http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32551 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

