REPRESENTASI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) PADA FILM “RUMAH UNTUK ALIE”

Saharani, Fiqa Suci Arfia (2026) REPRESENTASI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) PADA FILM “RUMAH UNTUK ALIE”. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.

[img] Text (COVER - ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version

Download (761kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (362kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (498kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (277kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (80kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
[img] Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (413kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada film Rumah Untuk Alie. Isu kekerasan domestik menjadi signifikan karena kerap tersembunyi dalam ruang keluarga dan meninggalkan dampak psikologis yang mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika Roland Barthes untuk menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos yang direpresentasikan melalui unsur-unsur film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan kekerasan fisik, kekerasan psikis, dan penelantaran rumah tangga dalam lingkungan keluarga secara sistematis. Kekerasan fisik ditampilkan melalui tindakan mendorong, menampar, menyeret, dan menyiram korban sebagai bentuk hukuman dan pelampiasan emosi. Kekerasan psikis direpresentasikan melalui bentakan, pelabelan negatif, tuduhan, pembungkaman, dan sikap diam yang memarginalkan korban, sedangkan penelantaran tampak melalui pengabaian kebutuhan emosional dan penolakan identitas. Pada tingkat mitos, film ini merepresentasikan kekerasan sebagai praktik yang dinormalisasi dalam budaya patriarki dan relasi kuasa keluarga disfungsional, dengan anak perempuan diposisikan sebagai pihak yang disalahkan dan tidak berdaya. Temuan ini menegaskan bahwa film tidak hanya merefleksikan realitas sosial, tetapi juga membentuk kesadaran kritis penonton terhadap normalisasi kekerasan dalam keluarga.

Item Type: Thesis (S1 - Sarjana)
Contributor:
Pembimbing
Azmi, Bela Fataya
Uncontrolled Keywords: Representasi, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Semiotika Roland Barthes, Patriarki, Representation, Domestic Violence, Roland Barthes' Semiotics, Film, Patriarchy.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302.2 Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: RC Universitas AMIKOM Yogyakarta
Date Deposited: 03 Aug 2026 02:29
Last Modified: 03 Aug 2026 02:29
URI: http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32527

Actions (login required)

View Item View Item