Paramytha, Chevinta Otis (2026) {JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIST} PENYUSUNAN NARASI FILM DOKUMENTER “MORAL DIBALIK MURAL” UNTUK MEMBANGUN PEMAHAMAN AUDIENS TENTANG ISU MURAL. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.
|
Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (271kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (404kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (227kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (131kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (200kB) |
|
|
Archive (SOURCE CODE)
Sourcecode - 22.96.3133.zip - Published Version Restricted to Repository staff only Download (402kB) |
|
|
Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Film dokumenter berjudul “Moral Dibalik Mural” bertujuan mengangkat fenomena seni mural yang tersebar di berbagai sudut Kota Yogyakarta. Karya ini tidak hanya menyoroti aspek estetika dari seni mural, tetapi juga menggali nilai moral dan sosial yang terkandung di dalamnya. Dokumenter ini berupaya menunjukkan bagaimana seni mural berperan sebagai media komunikasi publik dalam menyuarakan kritik sosial, sekaligus menjadi sarana aktualisasi diri bagi para seniman dalam mengekspresikan pandangan dan identitas mereka. Pembuatan film ini berawal dari fenomena vandalisme dengan muatan isu sosial yang mendorong penulis untuk menelusuri lebih jauh makna seni mural di ruang publik. Film dokumenter “Moral Dibalik Mural” disusun sebagai bentuk representasi realitas dinamika mural di Indonesia yang berlokasi di Yogyakarta, dengan menyoroti aspek moralitas, etika dan eksistensi keberadaan seni mural di ruang publik. Film ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai perkembangan mural saat ini. Dalam penyusunan naskah film dokumenter ini menggunakan teori struktur tiga babak, sebagai dasar penyusunan alur cerita. Babak 1 (Set Up) mengkaji definisi mural yang dijelaskan melalui sudut pandang masyarakat dan seniman. Babak 2 (Confrontation) film ini mengulas fenomena penghapusan karya seni mural di ruang publik. Selanjutnya, Babak 3 (Resolution) menyoroti aspek etika dalam menjadikan mural sebagai media ekspresi di ruang publik, menegaskan eksistensi mural, serta memaparkan harapan terhadap keberlanjutan praktik seni mural.
| Item Type: | Thesis (S1 - Sarjana) | ||
|---|---|---|---|
| Contributor: |
|
||
| Uncontrolled Keywords: | Mural, Film Dokumenter, Struktur Tiga Babak, Yogyakarta, Komunikasi Visual, Documentary Film, Three-Act Structure, Visual Communication. | ||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302.2 Ilmu Komunikasi | ||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Komunikasi | ||
| Depositing User: | RC Universitas AMIKOM Yogyakarta | ||
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 06:45 | ||
| Last Modified: | 28 Jul 2026 06:45 | ||
| URI: | http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32421 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

