ANALISIS INTERAKSI SIMBOLIK GURU DALAM MENGEMBANGKAN MINAT BELAJAR DI SLBN 2 YOGYAKARTA

Jefriannur, Jefriannur (2024) ANALISIS INTERAKSI SIMBOLIK GURU DALAM MENGEMBANGKAN MINAT BELAJAR DI SLBN 2 YOGYAKARTA. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.

[img] Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf

Download (829kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (251kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (954kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (866kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (70kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB)
[img] Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (450kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ketertarikan peneliti mengenai gaya komunikasi guru dalam meningkatkan minat belajar di SLBN 2 Yogyakarta. Anak yang berkebutuhan khusus memiliki kecerdasan dibawah rata-rata yang membuat mereka sulit untuk fokus dalam pembelajaran, hal ini mengakibatkan minat terhadap pembelajaran juga berkurang. Hubungan kedekatan dan kkomunikasi yang terjalin antara guru dan siswa memiliki peranan penting dalam meningkatkan minat belajar. Hal ini dikarenakan anak berkebutuhan khusus memerlukan komunikasi secara interpersonal dengan gurunya dan perhatian yang lebih dari gurunya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan gaya komunikasi interpersonal guru dalam mengembangkan minat belajar di SLBN 2 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara yang melibatkan empat guru dan dua wali murid, serta dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Komunikasi yang terdapat di SLBN 2 Yogyakarta sudah efektif ditandai dengan terpenuhinya indikator REACH (Respect, Empathy, Audible, Clarity, dan Humble) pada setiap proses komunikasi saat pembelajaran. Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa gaya komunikasi assertive lebih sering digunakan dibandingkan dengan gaya komunikasi aggresive siswa di SLBN 2 Yogyakarta. Guru di SLBN 2 Yogyakarta mengajar sesuai dengan karakteristik dan gaya belajar masing-masing siswanya. Interaksi simbolik yang digunakan di SLBN 2 Yogyakarta sudah efektif dan memberikan dampak yang baik dalam proses komunikasi siswa dengan lingkungan sosial. Konsep mind yang diterapkan dalam berkomunikasi disepakati dengan siswa agar adanya keselarasan makna. Pada konsep self guru memberikan contoh bagaimana menempatkan diri, mengendalikan emosi, dan pengelolaan diri kepada siswa pada saat berkomunikasi, hal ini dilakukan agar siswa dapat berkomunikasi di lingkungan sosial (society).

Item Type: Thesis (S1 - Sarjana)
Contributor:
Pembimbing
Saidah, Zahrotus
Uncontrolled Keywords: Gaya Komunikasi Interpersonal, Minat Belajar.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302.2 Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: RC Universitas AMIKOM Yogyakarta
Date Deposited: 29 Apr 2024 01:49
Last Modified: 29 Apr 2024 01:49
URI: http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/25125

Actions (login required)

View Item View Item