Iqbal, Muizmu Sallajul (2026) EPISTEME BEBAS AKTIF: ARKEOLOGI PENGETAHUAN DAN GENEALOGI KEKUASAAN DALAM DISKURSUS POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.
|
Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version Download (872kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (265kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (665kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (241kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (501kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (75kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (184kB) |
|
|
Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (492kB) |
Abstract
Kajian ini menganalisis inti dari kebijakan luar negeri Indonesia, dikenal sebagai bebas aktif, bukan hanya dilihat sebagai doktrin geopolitik melainkan sebagai sebuah episteme basis pengetahuan yang memengaruhi perspektif Indonesia terhadap lingkungan Internasional. Dengan pendekatan teori kritis atau dalam madzah keilmuwan hubungan internasional disebut postmodern terutama arkeologi pengetahuan dan genealogi kekuasaan dari Michel Foucault, tulisan ini berargumen bahwa bebas aktif merupakan konsekuensi dari pembentukan diskursif antikolonial serta dialektika internal melalui perdebatan penemu bangsa yang berlangsung pada tataran kekuasaan pada eranya. Arkeologi pengetahuan diterapkan untuk menyelidiki lapisan pengetahuan yang memungkinkan bebas aktif dapat diakui sebagai kebenaran. Di sisi lain, genealogi kekuasaan mencerminkan dari mana prinsip tersebut berasal dan berperan menjadi alat melewati arena politik domestik, dalam mengahapi dinamika kekuatan pada level global. Pada akhirnya, tulisan ini mengungkapkan pemahaman bebas aktif sebagai episteme yang menunjukkan relevansinya terhadap konstelasi internasional yang senantiasa berubah. Tulisan ini menyajikan perspektif alternatif dengan menggunakan skema analisis dari Michel Foucault. Hipotesa peneliti percaya bahwa bebas aktif tidak sekedar kebijakan, namun sebagai suatu episteme. Foucault mendefinisikan episteme sebagai arsip historis dari kondisi kemungkinan yang memunculkan pengetahuan pada waktu tertentu. Berfungsi sebagai struktur bawah sadar ketetapan yang dapat diungkapkan, dipikirkan, dan dianggap sebagai satu kebenaran. Metode arkeologi pengetahuan beserta genealogi kekuasaan tidak diartikan untuk menemukan asal mula dan penemu melainkan gagasan dan ide otentik untuk mengungkapkan kondisi diskursif yang merekontruksi pengetahuan tersebut hadir. Episteme bebas aktif dapat dilacak melalui beberapa lapisan pengetahuan.
| Item Type: | Thesis (S1 - Sarjana) | ||
|---|---|---|---|
| Contributor: |
|
||
| Uncontrolled Keywords: | Kebijakan luar negeri Indonesia, Bebas Aktif, Episteme, Arkeologi pengetahuan, Genealogi kekuasaan, Indonesia's foreign policy, Free and Active, Episteme, Archaeology of knowledge, Genealogy of power. | ||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 320 Ilmu politik > 327 Hubungan internasional | ||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi & Sosial > Hubungan Internasional | ||
| Depositing User: | RC Universitas AMIKOM Yogyakarta | ||
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 02:10 | ||
| Last Modified: | 14 Sep 2026 02:10 | ||
| URI: | http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32728 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

