Ramadhini, Alya Putri (2026) DETERMINAN KREDIT INVESTASI HIJAU PADA BANK UMUM KONVENSIONAL INDONESIA. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.
|
Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version Download (643kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (655kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (688kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (88kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (455kB) |
|
|
Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (634kB) |
Abstract
Perkembangan keuangan berkelanjutan di Indonesia mendorong peningkatan penyaluran Kredit Investasi Hijau (KIH), namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai tantangan. Faktor internal perbankan seperti NonPerforming Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta faktor makroekonomi seperti inflasi diduga memengaruhi fluktuasi penyaluran KIH. Kondisi ini menunjukkan bahwa belum optimalnya penyaluran kredit hijau dapat berdampak pada lambatnya transisi menuju pembiayaan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series kuartalan periode 2015–2024. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) yang mencakup uji stasioneritas, uji kointegrasi, estimasi jangka pendek dan jangka panjang, serta uji asumsi klasik. Data penelitian diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS), dengan pengolahan data menggunakan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang NPL, LDR, dan DPK berpengaruh signifikan terhadap KIH, sedangkan inflasi tidak signifikan. Dalam jangka pendek, LDR dan DPK berpengaruh signifikan, sedangkan NPL dan inflasi tidak signifikan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap KIH. Model ECM juga menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh OJK, Bank Indonesia, dan perbankan nasional dalam meningkatkan efektivitas kebijakan pembiayaan hijau di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (S1 - Sarjana) | ||
|---|---|---|---|
| Contributor: |
|
||
| Uncontrolled Keywords: | Kredit Investasi Hijau, NPL, LDR, DPK, Inflasi, ECM, Green Investment Credit (GIC), Non-Performing Loans (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Third-Party Funds (TPF), Inflation, Error Correction Model (ECM). | ||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 330 Ekonomi | ||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi & Sosial > Ekonomi | ||
| Depositing User: | RC Universitas AMIKOM Yogyakarta | ||
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 03:04 | ||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 03:04 | ||
| URI: | http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32687 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

