KLITIH SEBAGAI EKSPRESI SUBKULTUR REMAJA: STUDI KUALITATIF TERHADAP SOLIDARITAS GENG JALANAN DI YOGYAKARTA

MAHENDRA, RAFAEL RIO (2025) KLITIH SEBAGAI EKSPRESI SUBKULTUR REMAJA: STUDI KUALITATIF TERHADAP SOLIDARITAS GENG JALANAN DI YOGYAKARTA. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.

[img] Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version

Download (800kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (189kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (202kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (392kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (363kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (102kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (81kB)
[img] Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (476kB)

Abstract

Klitih sebagai Ekspresi Subkultur Remaja: Studi Kualitatif terhadap Solidaritas Geng Jalanan di Yogyakarta berangkat dari pandangan bahwa tindakan klitih tidak dapat dipahami hanya sebagai bentuk kenakalan atau kriminalitas semata, melainkan sebagai wujud ekspresi subkultur remaja yang memiliki makna sosial dan simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana remaja memaknai keterlibatan dalam klitih sebagai bagian dari pencarian identitas diri, pembentukan solidaritas kelompok, serta upaya memperoleh pengakuan sosial di tengah keterasingan dari keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap pelaku klitih, mantan anggota geng jalanan, serta pihak-pihak yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas geng menjadi faktor utama yang memperkuat ikatan antaranggota dan mendorong keterlibatan dalam aksi jalanan. Solidaritas tersebut diwujudkan melalui penggunaan simbol-simbol khas seperti atribut geng, bahasa internal, serta praktik kekerasan yang dimaknai sebagai bentuk keberanian, loyalitas, dan eksistensi diri. Namun, bentuk solidaritas ini bersifat semu dan mudah runtuh ketika dihadapkan pada tekanan sosial, sanksi hukum, maupun refleksi moral setelah kejadian. Penelitian ini menegaskan bahwa penelitian ini merupakan ekspresi subkultur remaja yang mencerminkan kebutuhan akan identitas, pengakuan dan kebersamaan. Oleh karena itu, penanganannya perlu diarahkan pada pendekatan yang lebih humanis, kontekstual, serta melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1 - Sarjana)
Contributor:
Pembimbing
Azmi, Bela Fataya
Uncontrolled Keywords: Klitih, subkultur remaja, solidaritas geng, identitas sosial, yogyakarta. Klitih, youth subculture, gang solidarity, social identity, Yogyakarta.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302.2 Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: RC Universitas AMIKOM Yogyakarta
Date Deposited: 23 Feb 2026 04:51
Last Modified: 23 Feb 2026 04:51
URI: http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/31602

Actions (login required)

View Item View Item