REPRESENTASI KETIDAKSETERAAN GENDER DALAM SERIAL FILM THE LAW ACCORDING TO LIDIA POET

ANJANI, PUTRIA DESTI (2025) REPRESENTASI KETIDAKSETERAAN GENDER DALAM SERIAL FILM THE LAW ACCORDING TO LIDIA POET. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.

[img] Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version

Download (616kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (440kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (859kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (550kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (124kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN)
Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (548kB)
[img] Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (449kB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan ketidaksetaraan gender yang masih dialami oleh perempuan didalam ranah hukum, khususnya dalam bentuk pembatasan akses, delegitimasi profesional, serta stereotip berbasis gender. Serial The Law According to Lidia Poet merepresentasikan kondisi ini melalui tokoh Lidia Poet yang dimana meskipun memiliki kompetensi dan pendidikan hukum, namun juga mengalami penolakan dan diskriminasi karena jenis kelaminnya. Representasi ini mencerminkan realitas sosial yang berdampak pada terbatasnya partisipasi perempuan dalam profesi hukum serta menguatkan struktur patriarki dalam institusi sosial, yang pada akhirnya memengaruhi cara masyarakat memandang peran dan kapasitas perempuan diruang publik.Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui penerapan metode analisis wacana kritis yang dikembangkan oleh Sara Mills untuk mengkaji bagaimana representasi ketidaksetaraan gender dikonstruksikan dalam narasi, dialog, dan visual serial tersebut. Objek penelitian mencakup enam episode pada musim pertama serial The Law According to Lidia Poet. Data diperoleh melalui observasi teks media dan dianalisis dengan menempatkan posisi subjek dan objek perempuan dalam wacana, serta dikaitkan dengan teori representasi Stuart Hall dan teori feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir untuk memperkuat analisis Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa serial ini merepresentasikan ketidaksetaraan gender melalui marginalisasi perempuan, normalisasi diskriminasi berbasis gender, serta resistensi tokoh perempuan terhadap sistem patriarki. Penelitian ini berkontribusi dalam kajian komunikasi dan gender dengan menunjukkan peran media sebagai ruang produksi makna ideologis. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh akademisi, mahasiswa, serta praktisi media untuk memahami representasi gender secara kritis, sekaligus menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya terkait feminisme dan media populer.

Item Type: Thesis (S1 - Sarjana)
Contributor:
Pembimbing
Asrita, Stara
Uncontrolled Keywords: Representasi, ketidaksetaraan gender, feminisme, The Law According to Lidia Poet. Representation, Gender Inequality, Simone de Beauvoir, Sara Mills, Symbolic Violence, The Law According to Lidia Poet.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302.2 Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ekonomi & Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: RC Universitas AMIKOM Yogyakarta
Date Deposited: 23 Feb 2026 02:30
Last Modified: 23 Feb 2026 02:30
URI: http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/31592

Actions (login required)

View Item View Item