PRASETYO, BOWO (2025) FAKTOR IDIOSINKRATIK JOÃO MANUEL GONÇALVES LOURENÇO MENERIMA KERJASAMA TIONGKOK DALAM KERANGKA BELT AND ROAD INITIATIVE (BRI). S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta.
|
Text (COVER-ABSTRAK)
COVER.pdf - Published Version Download (734kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (455kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (379kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (234kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (134kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (310kB) |
|
|
Text (PUBLIKASI)
Publikasi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (442kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karakteristik idiosinkratik Presiden João Manuel Gonçalves Lourenço memengaruhi keputusan politik luar negeri Angola dalam menerima dan melanjutkan kerja sama strategis dengan Tiongkok melalui kerangka kerja sama Belt and Road Initiative (BRI). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini berlandaskan pada teori idiosinkratik yang dikembangkan oleh Margaret G. Hermann yang menekankan pentingnya peran individu, khususnya pemimpin negara dalam pembentukan arah dan orientasi kebijakan luar negeri. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Political Discourse Analysis (PDA) yang memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi narasi politik, pidato dan dokumen resmi João Lourenço guna mengidentifikasi faktor-faktor personal yang memengaruhi sikapnya terhadap kemitraan bilateral antara Angola-Tiongkok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik seperti tingkat kepercayaan diri yang tinggi, kebutuhan akan kekuasaan, nasionalisme pragmatis, kompleksitas konseptual dan ketidakpercayaan terhadap aktor asing memainkan peran signifikan dalam menentukan sikap positif Lourenço terhadap Belt and Road Initiative (BRI). Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan politik luar negeri Angola dalam konteks kerja sama Belt and Road Initiative (BRI) tidak hanya dipengaruhi oleh kalkulasi rasional institusional, tetapi juga oleh dinamika subjektif pemimpinnya. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi studi hubungan internasional, khususnya dalam memahami agensi negara berkembang dalam South to South Cooperation serta dinamika pembangunan global yang dipengaruhi oleh karakter kepemimpinan nasional negara.
| Item Type: | Thesis (S1 - Sarjana) | ||
|---|---|---|---|
| Contributor: |
|
||
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Idiosinkratik, Kebijakan Luar Negeri Angola, Belt and Road Initiative, João Lourenço. Idiosyncratic Factors, Angola Foreign Policy. | ||
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 320 Ilmu politik > 327 Hubungan internasional | ||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi & Sosial > Hubungan Internasional | ||
| Depositing User: | RC Universitas AMIKOM Yogyakarta | ||
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 04:23 | ||
| Last Modified: | 19 Feb 2026 04:23 | ||
| URI: | http://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/31549 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

