<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS SENTIMEN PUBLIK TERHADAP PROGRAM&#13;
MAKANAN BERGIZI GRATIS MENGGUNAKAN MODEL&#13;
INDOBERT</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Zahran</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nugraha</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah &#13;
yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan sumber daya manusia di Indonesia.&#13;
Kebijakan ini memicu berbagai respons publik di media sosial X, baik berupa&#13;
dukungan, kritik, maupun opini netral. Volume opini yang besar dan tidak&#13;
terstruktur menyulitkan analisis secara manual, sehingga diperlukan pendekatan&#13;
komputasional berbasis Natural Language Processing (NLP). Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk menganalisis sentimen publik terhadap Program MBG&#13;
menggunakan model IndoBERT.&#13;
Metode penelitian diawali dengan pengumpulan data melalui web scraping&#13;
menggunakan Tweet Harvest pada periode Agustus hingga November 2025.&#13;
Dataset awal sebanyak 4.874 tweet diproses melalui tahapan Exploratory Data&#13;
Analysis (EDA), preprocessing (case folding, cleaning, dan normalisasi), serta &#13;
pelabelan otomatis menggunakan pendekatan lexicon-based. Data kemudian&#13;
dibagi dengan rasio 80% untuk pelatihan dan 20% untuk pengujian menggunakan&#13;
metode stratified split. Model IndoBERT-Large-P2 diinisialisasi dan dilakukan&#13;
proses fine-tuning untuk klasifikasi tiga kelas sentimen, yaitu positif, netral, dan&#13;
negatif.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
IndoBERT mampu &#13;
mengklasifikasikan sentimen publik secara efektif berdasarkan metrik accuracy,&#13;
precision, recall, dan macro F1-score. Confusion matrix menunjukkan bahwa&#13;
kesalahan klasifikasi paling sering terjadi pada kelas netral. Penelitian ini&#13;
memberikan kontribusi dalam pemetaan opini publik berbasis NLP serta dapat&#13;
dimanfaatkan oleh pemerintah dan pemangku kebijakan untuk memahami respons&#13;
masyarakat secara kuantitatif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-18</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>