<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>OPTIMALISASI KLASIFIKASI CITRA MEDIS KATARAK&#13;
MENGGUNAKAN ARSITEKTUR MOBILENETV2 DENGAN&#13;
PENERAPAN CALLBACKS</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dico Fathatul</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rizki</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Katarak adalah penyebab utama kebutaan global yang sebenarnya dapat dicegah melalui&#13;
deteksi dan penanganan dini. Namun, proses skrining secara manual yang dilakukan oleh&#13;
spesialis mata dihadapkan pada keterbatasan sumber daya, tingginya biaya pemeriksaan,&#13;
serta jangkauan fasilitas kesehatan yang tidak merata di berbagai daerah. Keterbatasan&#13;
akses terhadap deteksi dini ini menghadirkan tantangan diagnostik yang serius, karena&#13;
menghambat penanganan tepat waktu dan secara langsung berdampak pada peningkatan&#13;
angka kebutaan permanen di masyarakat, terutama pada negara-negara berkembang. Oleh&#13;
karena itu, diperlukan sebuah solusi inovatif berbasis teknologi untuk mengotomatisasi&#13;
proses analisis citra medis secara cepat, akurat, dan dapat diakses dengan mudah oleh&#13;
berbagai kalangan. &#13;
Penelitian ini mengusulkan solusi otomatisasi menggunakan pendekatan Pembelajaran&#13;
Mendalam (Deep Learning), secara khusus menerapkan teknik Transfer Learning dengan&#13;
memanfaatkan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) ringan yaitu&#13;
MobileNetV2. Alur penyelesaian masalah diawali dengan pengumpulan 3.709 citra mata&#13;
dari dataset publik Kaggle yang dibagi menjadi tiga kelas kondisi: katarak matur, katarak&#13;
imatur, dan mata normal. Data tersebut kemudian melalui tahap prapemrosesan,&#13;
augmentasi, pembagian dataset (rasio 70:15:15), dan penyesuaian bobot kelas untuk&#13;
menangani ketidakseimbangan data. Proses pelatihan model dioptimalkan secara dinamis&#13;
menggunakan kombinasi tiga fungsi kontrol (callbacks), yakni ModelCheckpoint untuk&#13;
menyimpan bobot terbaik, ReduceLROnPlateau untuk menyesuaikan nilai learning rate&#13;
saat konvergensi stagnan, dan EarlyStopping untuk mencegah indikasi overfitting.&#13;
Evaluasi kinerja model diukur secara komprehensif menggunakan metrik akurasi,&#13;
precision, recall, F1-score, dan confusion matrix pada sekumpulan data uji independen. &#13;
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model yang dibangun berhasil mencapai tingkat&#13;
akurasi pengujian yang sangat tinggi, yaitu sebesar 99%. Analisis metrik komprehensif&#13;
membuktikan performa yang seimbang, di mana secara rata-rata (macro average) model&#13;
mencatatkan nilai 0.99 untuk precision, recall, dan F1-score. Penerapan callbacks juga&#13;
terbukti mengefisienkan waktu komputasi pelatihan secara substansial menjadi 1.171&#13;
detik. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah terciptanya model klasifikasi yang&#13;
sangat ringan, efisien, dan andal dalam meminimalkan kesalahan diagnosis medis. Hasil&#13;
penelitian ini dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tenaga medis sebagai alat bantu&#13;
skrining untuk mempercepat proses diagnosa, serta oleh masyarakat umum untuk&#13;
mengakses pemeriksaan awal katarak secara mandiri. Untuk penelitian lebih lanjut,&#13;
direkomendasikan pengintegrasian metode Explainable AI (XAI) seperti Grad-CAM&#13;
guna meningkatkan interpretabilitas medis, serta pengembangan sistem menuju deteksi&#13;
objek (object detection) agar mampu melokalisasi area kekeruhan lensa secara spesifik.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-18</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>