<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERBANDINGAN ALGORITMA INDOBERT,&#13;
INDOBERTWEET, DAN INDOROBERTA UNTUK&#13;
KLASIFIKASI EMOSI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Eunique Lydia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Stephany</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan komunikasi digital yang pesat di Indonesia menyebabkan&#13;
meningkatnya ekspresi emosi masyarakat dalam bentuk teks pada media sosial.&#13;
Namun, pengolahan dan pemahaman emosi secara otomatis masih menjadi&#13;
tantangan karena kompleksitas konteks bahasa dan variasi ekspresi pengguna.&#13;
Selain itu, penelitian sebelumnya umumnya menggunakan satu model Transformer&#13;
atau melakukan optimasi model tertentu tanpa melakukan perbandingan langsung&#13;
antar model bahasa Indonesia secara komprehensif. Permasalahan ini berdampak&#13;
pada keterbatasan dalam memetakan respons emosional publik yang dapat&#13;
dimanfaatkan untuk analisis opini, pengambilan keputusan, maupun&#13;
pengembangan sistem cerdas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan&#13;
membandingkan kinerja tiga model Transformer berbasis Bahasa Indonesia, yaitu&#13;
IndoBERT, IndoBERTweet, dan IndoRoBERTa, dalam tugas klasifikasi enam&#13;
emosi dasar. Metode yang digunakan meliputi preprocessing data, pembagian&#13;
dataset menggunakan skema holdout dan k-fold cross validation, hingga modelling&#13;
algorithm dengan konfigurasi standar  serta weight decay, dan early stopping.&#13;
Evaluasi dilakukan menggunakan accuracy, precision, recall, dan macro F1-score.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga model mampu melakukan klasifikasi&#13;
emosi dengan performa yang baik, terutama IndoBERTweet dengan skema k-fold&#13;
dengan nilai k = 5 dan fold 2 mendapatkan akurasi sebesar 80,3%, presisi sebesar&#13;
80,47%, recall sebesar 81,89%, dan macro f1-score sebesar 80,99%. Penelitian ini&#13;
berkontribusi dalam memberikan perbandingan empiris model bahasa Indonesia&#13;
untuk klasifikasi emosi teks dan dapat dimanfaatkan oleh peneliti, praktisi NLP,&#13;
maupun pengembang sistem analisis media sosial.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>