<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS KINERJA PROTOKOL VPN TERHADAP &#13;
KUALITAS KONEKSI JARINGAN DALAM AKSESIBILITAS&#13;
GAME KOMPETITIF</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dimas Aji</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nalagati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan jaringan internet yang &#13;
tidak stabil saat bermain game kompetitif seperti Valorant, yang ditandai dengan&#13;
tingginya delay, jitter, dan packet loss sehingga memengaruhi kenyamanan serta&#13;
performa pemain. Berdasarkan hasil observasi dan survei komunitas, sebagian&#13;
pemain memanfaatkan Virtual Private Network (VPN) sebagai solusi alternatif&#13;
untuk meningkatkan kestabilan koneksi. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis pengaruh penggunaan VPN terhadap kualitas koneksi jaringan serta&#13;
membandingkan kinerja dua protokol VPN, yaitu OpenVPN dan WireGuard,&#13;
berdasarkan parameter Quality of Service (QoS) sesuai standar TIPHON yang&#13;
meliputi delay, jitter, packet loss, dan throughput. Metode yang digunakan adalah&#13;
experimental research dengan tiga skenario pengujian, yaitu tanpa VPN (baseline),&#13;
menggunakan OpenVPN, dan menggunakan WireGuard. Pengujian dilakukan&#13;
selama tiga hari dengan durasi masing-masing 20 menit per skenario dan&#13;
pengambilan data menggunakan Wireshark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
penggunaan VPN mampu menurunkan nilai packet loss secara signifikan&#13;
dibandingkan tanpa VPN. WireGuard cenderung memberikan performa lebih stabil&#13;
pada delay dan jitter, sementara OpenVPN menunjukkan performa yang kompetitif&#13;
namun dengan overhead lebih tinggi. Secara keseluruhan, WireGuard&#13;
direkomendasikan sebagai protokol yang lebih optimal untuk mendukung&#13;
kestabilan koneksi pada game kompetitif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>