<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PENGARUH GAYA HIDUP TERHADAP RISIKO&#13;
TERKENA PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE 2&#13;
MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Aditya Putra</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pamungkas</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>DM Tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular yang&#13;
prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Gaya hidup&#13;
yang tidak sehat, seperti pola makan tinggi gula dan lemak, kurangnya aktivitas&#13;
fisik, merokok, serta konsumsi alkohol, menjadi faktor risiko utama yang dapat&#13;
memicu timbulnya penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&#13;
pengaruh gaya hidup terhadap risiko terkena DM Tipe 2 dengan menggunakan&#13;
algoritma Naïve Bayes sebagai metode klasifikasi. Data yang digunakan dalam&#13;
penelitian ini diperoleh dari website Kaggle, mencakup variabel gaya hidup seperti&#13;
frekuensi konsumsi makanan cepat saji, olahraga, kebiasaan merokok, konsumsi&#13;
alkohol, indeks massa tubuh (IMT), dan riwayat keluarga. &#13;
Metode Naïve Bayes dipilih karena kemampuannya dalam mengolah data&#13;
kategorikal dan menghasilkan prediksi dengan tingkat akurasi yang cukup baik&#13;
meskipun dengan asumsi independensi antar variabel. Hasil pengujian model&#13;
menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mampu mengklasifikasikan risiko&#13;
terkena DM Tipe 2 dengan akurasi sebesar 67,93% setelah tiga kali melakukan&#13;
proses data splitting. Selain itu, variabel gaya hidup seperti aktivitas fisik dan pola&#13;
makan terbukti memiliki pengaruh paling signifikan terhadap peningkatan risiko&#13;
penyakit ini. &#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode data mining,&#13;
khususnya Naïve Bayes, efektif dalam mengidentifikasi individu berisiko tinggi&#13;
terhadap DM Tipe 2. Hasil ini dapat digunakan sebagai dasar dalam program&#13;
pencegahan dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya gaya hidup sehat.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:classification authority="lcc">006 Metode komputer khusus</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-12-19</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>