<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KOMPARATIF MOBILENETV3&#13;
DENGAN DAN TANPA AUGMENTASI DATA SERTA FINE-TUNING&#13;
TERHADAP AKURASI DAN EFISIENSI KOMPUTASI PADA&#13;
KLASIFIKASI SPESIES BUNGA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Honnasan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yousouf</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan arsitektur&#13;
MobileNetV3 pada tugas klasifikasi spesies bunga serta menganalisis perbandingan&#13;
performa model dengan dan tanpa penerapan augmentasi data serta fine-tuning.&#13;
MobileNetV3 dikenal sebagai model yang ringan dan efisien untuk perangkat&#13;
dengan sumber daya terbatas, sehingga cocok untuk aplikasi klasifikasi citra secara&#13;
real-time. Fokus utama studi ini adalah mengukur sejauh mana kombinasi&#13;
augmentasi data dan fine-tuning dapat meningkatkan akurasi model serta&#13;
pengaruhnya terhadap efisiensi komputasi. &#13;
Metode penelitian dilakukan dengan melatih dua konfigurasi model&#13;
menggunakan dataset Oxford Flowers 102. Model pertama digunakan sebagai&#13;
baseline tanpa augmentasi data dan hanya mengandalkan bobot awal pre-trained&#13;
tanpa fine-tuning menyeluruh, sedangkan model kedua dioptimalkan dengan teknik&#13;
augmentasi data (seperti rotasi, flipping, dan penyesuaian kontras) serta fine-tuning&#13;
pada lapisan tertentu. Evaluasi dilakukan berdasarkan metrik akurasi (top-1&#13;
accuracy) dan efisiensi komputasi yang diukur dari waktu inferensi rata-rata serta&#13;
jumlah parameter model. &#13;
Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model dengan augmentasi data dan&#13;
fine-tuning mencapai peningkatan akurasi yang signifikan dibandingkan model&#13;
baseline, dengan selisih akurasi mencapai lebih dari 3%. Namun, peningkatan&#13;
akurasi ini disertai sedikit tambahan waktu inferensi, meskipun masih dalam batas&#13;
yang wajar untuk aplikasi praktis. Secara keseluruhan, MobileNetV3 yang&#13;
dioptimalkan mampu memberikan keseimbangan yang baik antara akurasi tinggi&#13;
dan efisiensi komputasi, sehingga layak diimplementasikan dalam sistem&#13;
klasifikasi spesies bunga berbasis citra.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-19</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>