<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PREDIKSI KESEHATAN MENTAL BERDASARKAN DATA &#13;
PLATFROM X MENGGUNAKAN MODEL INDOBERT &#13;
DENGAN EKSPERIMEN VARIASI HYPERPARAMETER</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ulfatun</mods:namePart><mods:namePart type="family">Badriyah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penggunaan media sosial seperti Platform X telah menjadi ruang bagi &#13;
masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengekspresikan kondisi psikologis&#13;
dan masalah kesehatan mental. Namun, karakteristik teks pada media sosial yang&#13;
informal dan tidak terstruktur menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan&#13;
pemrosesan dan klasifikasi opini secara otomatis. Oleh karena itu, penelitian ini&#13;
bertujuan untuk menganalisis opini terkait kesehatan mental dan mengevaluasi&#13;
pengaruh variasi hyperparameter terhadap performa model IndoBERT dalam&#13;
melakukan klasifikasi. Penelitian ini menggunakan data dari Platform X berupa&#13;
1.000 data teks berbahasa Indonesia yang telah disaring dan diklasifikasikan ke&#13;
dalam dua kelas utama, yaitu opini positif dan opini negatif. Pengolahan data teks&#13;
melalui tahap preprocessing seperti pembersihan dan normalisasi teks, dengan&#13;
mempertahankan stopword serta tanpa proses stemming agar konteks kalimat tetap&#13;
terjaga. Analisis dilakukan menggunakan algoritma IndoBERT melalui pendekatan&#13;
fine-tuning dan eksperimen grid search pada variasi hyperparameter, yaitu&#13;
penyesuaian learning rate dan jenis optimizer (Adam dan AdamW). Hasil&#13;
pengujian menunjukkan bahwa eksperimen hyperparameter memberikan pengaruh&#13;
signifikan terhadap kinerja model. Konfigurasi paling optimal berhasil diperoleh&#13;
menggunakan kombinasi learning rate 1e-05 dan optimizer Adam, yang mampu&#13;
mencapai tingkat akurasi sebesar 88,10%, F1-score (macro) 87,22%, dan precision&#13;
(macro) 86,45%. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan fine-tuning&#13;
IndoBERT dengan pengaturan hyperparameter yang tepat mampu menghasilkan&#13;
model klasifikasi yang konsisten dan akurat, sehingga berpotensi untuk&#13;
dimanfaatkan sebagai sistem pemantauan kecenderungan opini kesehatan mental di&#13;
ruang digital.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-04-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>