<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERBANDINGAN PERFORMA MODEL RANDOM&#13;
FOREST, XGBOOST, DAN LOGISTIC REGRESSION DALAM&#13;
MENGANALISIS PENYAKIT JANTUNG</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Brilyan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Harwan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian global, dengan&#13;
proyeksi WHO menunjukkan sekitar 20,5 juta kematian pada 2025 dan akan&#13;
meningkat hingga 35,6 juta pada 2050 akibat faktor risiko seperti hipertensi, pola&#13;
makan buruk, dan kurang olahraga. Di Indonesia, prevalensi penyakit jantung terus&#13;
meningkat, dengan data BPJS Kesehatan mencatat beban biaya katastropik tertinggi&#13;
mencapai puluhan triliun rupiah per tahun, serta tren naik dari 0,5% (2013) menjadi&#13;
1,5% (2018) berdasarkan Riskesdas. Tantangan diagnosis dini dan analisis data&#13;
medis besar mendorong pemanfaatan machine learning untuk prediksi akurat.&#13;
Penelitian ini membandingkan performa tiga algoritma machine learning&#13;
Logistic Regression, Random Forest, dan XGBoost dalam klasifikasi penyakit&#13;
jantung menggunakan dataset publik dari Kaggle dengan 1048 baris. Proses&#13;
meliputi cleaning data, seleksi fitur dengan SelectKBest (menghapus cholesterol&#13;
karena skor rendah), standarisasi, splitting data (80:20 dengan stratify), pemodelan,&#13;
serta optimalisasi hyperparameter menggunakan GridSearchCV.&#13;
Hasil menunjukkan bahwa Random Forest dan XGBoost mencapai nilai&#13;
ROC-AUC tertinggi 0.90 setelah tuning, dengan peningkatan signifikan&#13;
dibandingkan tanpa tuning, sementara Logistic Regression berada di 0.84. Fitur&#13;
paling berpengaruh adalah ST slope, chest pain type, dan exercise angina. Random&#13;
Forest direkomendasikan sebagai model terbaik karena keseimbangan akurasi,&#13;
stabilitas, dan kemampuan diskriminasi. Penelitian ini memberikan kontribusi&#13;
untuk deteksi dini penyakit jantung berbasis data publik, dengan saran&#13;
pengembangan menggunakan dataset lokal Indonesia dan integrasi ke sistem&#13;
kesehatan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-23</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>