<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENERAPAN ALGORITMA LIGHTGBM DAN ANALISIS&#13;
SHAP UNTUK PREDIKSI RISIKO PENYAKIT STROKE</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Wisnala</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aryawiduta</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di&#13;
dunia, dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia sehingga memerlukan&#13;
deteksi dini yang akurat guna mencegah dampak kesehatan yang serius. Pendekatan&#13;
manual konvensional memiliki keterbatasan dalam menangani data kesehatan yang&#13;
kompleks dan berjumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan&#13;
algoritma Light Gradient Boosting Machine (LightGBM) dalam membangun&#13;
model prediksi risiko stroke serta menggunakan analisis SHapley Additive&#13;
exPlanations (SHAP) untuk memberikan interpretasi terhadap hasil prediksi&#13;
tersebut. Metode penelitian melibatkan pengolahan Stroke Prediction Dataset yang&#13;
mencakup 5.110 sampel dengan 12 variabel medis. Tahapan penelitian meliputi&#13;
preprocessing data seperti penanganan nilai hilang pada fitur BMI, label encoding,&#13;
serta pembagian data menjadi set pelatihan dan pengujian dengan rasio 80:20.&#13;
Model LightGBM dioptimasi menggunakan parameter scale_pos_weight untuk&#13;
menangani ketidakseimbangan kelas agar lebih sensitif dalam mendeteksi kasus&#13;
positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model LightGBM mencapai nilai&#13;
AUC sebesar 0,83 dan recall sebesar 82%, yang menandakan kemampuan deteksi&#13;
yang kuat terhadap pasien berisiko stroke. Analisis SHAP berhasil mengidentifikasi&#13;
bahwa variabel usia, indeks massa tubuh (BMI), dan kadar glukosa rata-rata&#13;
merupakan fitur paling berpengaruh terhadap prediksi. Model ini diharapkan dapat&#13;
menjadi alat bantu bagi tenaga medis dalam mendukung upaya deteksi dini risiko&#13;
stroke secara lebih transparan dan efisien. Penelitian mendatang disarankan untuk&#13;
melakukan optimasi hyperparameter lebih lanjut guna meningkatkan presisi pada&#13;
kelas minoritas.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">005 Pemrograman komputer, program dan data</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-03-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>