%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Hafiz, Rafiq Jailani Abdul %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ilmu Komputer %D 2026 %F universitasamikomyogyakarta:33015 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K Aplikasi ESENSI, Extreme Programming, absensi digital, e- Government, Diskominfo, ESENSI application, Non-Regular internship. %T {JALUR NON-REGULER – MAGANG IT} PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI ESENSI PADA LINGKUNGAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI JAWA TENGAH %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/33015/ %X Pemanfaatan teknologi informasi dalam lingkungan pemerintahan menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam pengelolaan data kegiatan. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah telah menggunakan Aplikasi ESENSI sebagai sistem pendukung absensi dan manajemen kegiatan. Namun, pada kondisi awal, aplikasi tersebut masih memiliki keterbatasan, antara lain fitur yang belum optimal, tampilan antarmuka yang kurang intuitif, serta proses pengelolaan dan pelaporan data yang belum berjalan secara efektif. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya beban kerja administrasi, potensi kesalahan pencatatan data, serta kurang optimalnya monitoring kegiatan oleh pihak instansi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan magang jalur NonReguler Skema Profesional difokuskan pada pengembangan dan penyempurnaan Aplikasi ESENSI dengan menerapkan metode Extreme Programming (XP). Metode ini diterapkan melalui tahapan perencanaan, perancangan antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX), pengembangan sistem menggunakan Laravel sebagai Backend dan Flutter sebagai Frontend, serta pengujian sistem. Pengujian dilakukan melalui Black Box Testing untuk memastikan fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan, serta User Acceptance Testing (UAT) untuk mengukur tingkat penerimaan dan kepuasan pengguna terhadap aplikasi. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa Aplikasi ESENSI mengalami peningkatan dari sisi fungsionalitas, stabilitas, dan kemudahan penggunaan. Berdasarkan hasil UAT, seluruh aspek penilaian memperoleh nilai rerata di atas 4,0 dengan kategori Sangat Setuju, yaitu aspek kondisi awal dan kebutuhan pengembangan sistem sebesar 4,33, aspek efektivitas proses absensi dan manajemen kegiatan sebesar 4,25, aspek stabilitas sistem sebesar 4,27, serta aspek dampak pengembangan terhadap efektivitas operasional memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,43. Penambahan fitur seperti manajemen narasumber, absensi manual melalui Form Petugas, tampilan daftar absensi, serta laporan kehadiran dalam format Excel terbukti mampu meningkatkan efektivitas pencatatan absensi dan pengelolaan data kegiatan. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh admin instansi dan penyelenggara kegiatan sebagai sistem pendukung administrasi yang lebih efektif, dengan potensi pengembangan lanjutan pada aspek keamanan dan analisis data kegiatan.