<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>{JALUR NON REGULER - MAGANG ARTIST} PEMBAHASAN COMPOSITING VFX SCENE "ENERGY BUILD UP"&#13;
PADA FILM "THE AFTERMATH</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Renato Bagas</mods:namePart><mods:namePart type="family">Alfarizky</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini membahas penerapan teknik compositing visual effects (VFX) pada&#13;
scene “Energy Build Up” dalam film The Aftermath. Scene tersebut menampilkan&#13;
momen krusial ketika energi mulai terkumpul di sekitar karakter, menandakan&#13;
peningkatan intensitas dan kesiapan sebelum konfrontasi. Fokus utama penelitian&#13;
ini adalah proses integrasi antara elemen live-action dengan Computer-Generated&#13;
Imagery (CGI) dan efek animasi (seperti particle dan glow) guna menghasilkan&#13;
visual yang realistis dan menyatu dengan lingkungan asli (environment). &#13;
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan&#13;
berbasis teknis produksi VFX. Tahapan compositing yang dilakukan meliputi&#13;
rotoscoping, motion tracking, keying, color correction, interactive lighting&#13;
adjustment, layering, hingga proses rendering akhir. Teknik rotoscoping dan&#13;
masking diimplementasikan untuk memisahkan karakter dari latar belakang&#13;
(background), sehingga efek energi dapat diposisikan secara akurat dengan ilusi&#13;
kedalaman ruang (berada di depan dan belakang objek). Lebih lanjut, penyesuaian&#13;
pencahayaan interaktif dan koreksi warna diterapkan secara presisi untuk&#13;
memastikan pendaran cahaya dari efek energi tersebut memantul secara natural&#13;
pada tubuh karakter maupun lingkungan sekitarnya. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan teknik compositing berperan vital&#13;
dalam membangun intensitas adegan pada scene “Energy Build Up”. Penggunaan&#13;
layering efek visual yang terstruktur, dikombinasikan dengan kalibrasi warna dan&#13;
cahaya, terbukti mampu merepresentasikan peningkatan kekuatan karakter secara&#13;
visual. Melalui penerapan compositing yang presisi, elemen efek energi berhasil&#13;
diintegrasikan dengan footage asli secara mulus (seamless). Hal ini tidak hanya&#13;
mendukung storytelling dan membangun atmosfer ketegangan, tetapi juga secara&#13;
signifikan meningkatkan kualitas sinematik film The Aftermath.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">696 Animasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-24</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>