%K Black box Testing, Standing Instruction, Retail Loan, System Integration Testing , Quality Assurance. %L universitasamikomyogyakarta32996 %D 2026 %A Muhammad Dion Pamungkas %X Sistem perbankan berbasis teknologi informasi memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi karena setiap kesalahan pada sistem dapat berdampak langsung pada kerugian finansial nasabah. Salah satu sistem kritis yang digunakan pada Bank BUMN adalah sistem Standing Instruction pada produk Retail Loan, yang berfungsi untuk mengotomatisasi proses pembayaran kewajiban kredit nasabah secara berkala berdasarkan urutan hirarki pembayaran yang telah dikonfigurasi. Ketidaksesuaian pada sistem tersebut berpotensi menyebabkan kesalahan alokasi pembayaran yang berdampak pada akurasi perhitungan kewajiban nasabah. Penelitian ini dilaksanakan melalui kegiatan magang di salah satu Bank BUMN yang berlokasi di Jakarta dengan posisi sebagai IT Quality Assurance (Manual Tester) pada Divisi Teknologi Informasi. Metode yang digunakan adalah Black box Testing dengan teknik Equivalence Partitioning (EP) dan Boundary Value Analysis (BVA) pada fase System Integration Testing (SIT). Pengujian dilakukan terhadap sistem Standing Instruction dengan memvalidasi lima parameter hirarki pembayaran, yaitu Collectibility, Outstanding Balance, Days Past Due (DPD), Payment Amount, dan Product pada setiap Customer Information File (CIF) nasabah yang mencakup lima jenis produk kredit, yaitu Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Serbaguna Mikro (KSM), Kredit Usaha Mikro (KUM), Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan Credit Card (CC). Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Black box Testing efektif dalam mengidentifikasi dua ketidaksesuaian fungsional pada sistem, yaitu error pada proses validasi Loan account number di sub-kategori Register Single Loan serta ketidaksesuaian pengurutan parameter hirarki pada produk Credit Card (CC). Setelah seluruh defect diperbaiki oleh tim pengembang dan dilakukan pengujian ulang (retest), seluruh 590 test case pada kategori Payment Hirarki dinyatakan lulus (Passed) dengan Passed Rate 100%. Sistem Standing Instruction dinyatakan telah memenuhi kriteria kelulusan fase SIT dan siap dilanjutkan ke fase User Acceptance Testing (UAT). %T {JALUR NON REGULER - MAGANG QUALITY ASSURANCE} IMPLEMENTASI QUALITY ASSURANCE DENGAN METODE BLACK-BOX TESTING PADA SISTEM STANDING INSTRUCTION PRODUK RETAIL LOAN DI BANK %I Universitas AMIKOM Yogyakarta