<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>INTEROPERABILITAS DATA PADA SISTEM INFORMASI&#13;
MANAJEMEN KEARSIPAN DAERAH DALAM &#13;
PENINGKATAN BIROKRASI YANG PROFESIONAL DAN&#13;
ADAPTIF DI DIY</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yusuf Rela</mods:namePart><mods:namePart type="family">Islamadina</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interoperabilitas data pada Sistem&#13;
Informasi Manajemen Kearsipan Daerah (SISMINKADA) serta dampaknya&#13;
terhadap birokrasi yang profesional dan adaptif di Pemerintah Provinsi Daerah&#13;
Istimewa Yogyakarta (DIY). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya&#13;
integrasi data antar perangkat daerah, belum tersedianya API, keterbatasan&#13;
jaringan, serta potensi human error dalam pengelolaan arsip digital. Penelitian&#13;
menggunakan teori interoperabilitas data dari Yannis Charalabidis yang mencakup&#13;
aspek hukum, organisasi, semantik, dan teknis, serta teori reformasi birokrasi dan&#13;
profesionalisme aparatur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif&#13;
deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan&#13;
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interoperabilitas data pada&#13;
SISMINKADA telah berjalan cukup baik. Aspek hukum didukung regulasi yang&#13;
jelas, aspek organisasi menunjukkan koordinasi antar perangkat daerah yang cukup&#13;
baik, aspek semantik didukung standar metadata dan klasifikasi arsip yang seragam,&#13;
sedangkan aspek teknis telah mendukung pengelolaan arsip digital meskipun belum&#13;
terintegrasi dengan aplikasi lain dan belum memiliki API. Penerapan&#13;
SISMINKADA juga berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi aparatur,&#13;
responsivitas terhadap perubahan, penguatan reformasi birokrasi, serta peningkatan&#13;
kualitas pelayanan administrasi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.&#13;
Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan jaringan, belum&#13;
optimalnya integrasi sistem, potensi human error, dan risiko gangguan sistem.&#13;
Secara keseluruhan, SISMINKADA berperan penting dalam mendukung&#13;
transformasi digital birokrasi di Pemerintah Provinsi DIY meskipun masih&#13;
memerlukan pengembangan lebih lanjut agar implementasinya lebih optimal dan&#13;
berkelanjutan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>