<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PENERIMAAN SISTEM INFORMASI PERLINDUNGAN,&#13;
ASESMEN, DAN REHABILITASI SOSIAL (SIPERSIS) DALAM&#13;
OPTIMALISASI LAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL &#13;
MENGGUNAKAN MODEL UTAUT DI DINAS SOSIAL DAERAH&#13;
ISTIMEWA YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nazra Dwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Salsanabilla</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan aparatur terhadap &#13;
penggunaan Sistem Informasi Perlindungan, Asesmen, dan Rehabilitasi Sosial&#13;
(SIPERSIS) serta kontribusinya dalam mendukung optimalisasi layanan&#13;
kesejahteraan sosial di Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta. SIPERSIS&#13;
merupakan sistem informasi yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan&#13;
data Penyandang Permasalahan Kesejahteraan Sosial (PPKS) secara lebih&#13;
terintegrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model&#13;
Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang meliputi&#13;
enam konstruk utama, yaitu performance expectancy, effort expectancy, social&#13;
influence, facilitating conditions, behavioral intention, dan use behavior, dengan&#13;
teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa secara umum aparatur menerima penggunaan&#13;
SIPERSIS dalam mendukung pelaksanaan tugas administrasi layanan sosial, di&#13;
mana pada aspek performance expectancy sistem dinilai mampu membantu&#13;
pengelolaan data PPKS dan mempermudah proses monitoring layanan sosial,&#13;
sedangkan pada aspek effort expectancy SIPERSIS relatif mudah dipahami dan&#13;
dioperasikan oleh aparatur. Dukungan organisasi juga terlihat melalui social&#13;
influence dan facilitating conditions, seperti arahan pimpinan, ketersediaan&#13;
infrastruktur dasar, serta adanya pelatihan awal penggunaan sistem, meskipun pada&#13;
aspek use behavior penggunaan SIPERSIS masih cenderung bersifat administratif&#13;
dan belum sepenuhnya terintegrasi dengan seluruh mekanisme kerja pelayanan&#13;
sosial. Secara keseluruhan, penerimaan aparatur terhadap SIPERSIS berkontribusi&#13;
dalam mendukung optimalisasi layanan kesejahteraan sosial melalui pengelolaan&#13;
data yang lebih terpusat, kemudahan akses informasi, serta peningkatan keteraturan&#13;
dokumentasi layanan, meskipun masih memerlukan penguatan implementasi agar&#13;
sistem dapat berfungsi secara lebih optimal.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-04-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>