%T INTEROPERBILITAS LAYANAN BELABELIKU DALAM PENGEMBANGAN UMKM DI KABUPATEN KULONPROGO %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %X Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk meningkatkan daya saing UMKM, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengembangkan aplikasi BelaBeliKu sebagai platform digital pemasaran produk lokal. Keberhasilan implementasi aplikasi tersebut dipengaruhi oleh interoperabilitas antar stakeholder yang terlibat, baik dari aspek teknis, semantik, organisasi, maupun hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis interoperabilitas stakeholder dalam pengembangan aplikasi BelaBeliKu serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya dalam mendukung pengembangan UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis untuk memahami dinamika kolaborasi antar aktor yang terlibat dalam pengembangan layanan digital tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interoperabilitas pada aplikasi BelaBeliKu telah terbentuk melalui interoperabilitas teknis, semantik, organisasi, dan hukum. Interoperabilitas tersebut mendukung pengembangan UMKM melalui peningkatan pemasaran produk, perluasan akses pasar, peningkatan literasi digital, peluang peningkatan transaksi, dan kemudahan layanan digital. Namun, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi pengguna, serta belum optimalnya integrasi data antar sistem. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan integrasi sistem, koordinasi stakeholder, dan kapasitas digital pengguna agar pengembangan UMKM berbasis digital dapat berjalan lebih optimal. %L universitasamikomyogyakarta32931 %K Interoperabilitas, Layanan, UMKM, Interoperability,Service, MSMEs. %D 2026 %A Tegar Febrianto