<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS DINAMIKA KOMUNIKASI KELOMPOK PADA KOMUNITAS SHOPEE&#13;
DRIVER YOGYAKARTA DI GROUP FACEBOOK</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Pradita</mods:namePart><mods:namePart type="family">-</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu dan kelompok berkomunikasi, termasuk&#13;
dalam komunitas profesi. Salah satu media yang dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi adalah Grup&#13;
Facebook Shopee Driver Yogyakarta yang digunakan sebagai sarana bertukar informasi, berbagi&#13;
pengalaman, menyelesaikan berbagai permasalahan pekerjaan, serta membangun hubungan sosial&#13;
antaranggota komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi kelompok&#13;
pada Komunitas Shopee Driver Yogyakarta di Grup Facebook resmi serta memahami budaya komunikasi&#13;
yang terbentuk melalui interaksi antaranggota dengan menggunakan Teori Interaksi Simbolik sebagai&#13;
landasan analisis.&#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Etnografi Komunikasi. Metode&#13;
ini dipilih untuk memahami pola komunikasi, makna simbolik, norma, serta praktik komunikasi yang&#13;
berkembang dalam komunitas virtual Shopee Driver Yogyakarta. Data penelitian diperoleh melalui&#13;
observasi partisipatif terhadap aktivitas komunikasi di Grup Facebook, wawancara mendalam dengan lima&#13;
informan yang terdiri atas satu admin grup, satu anggota senior, dan tiga anggota aktif komunitas, serta&#13;
dokumentasi berupa tangkapan layar postingan, komentar, dan arsip aktivitas grup. Analisis data&#13;
dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menginterpretasikan&#13;
temuan berdasarkan konteks budaya komunikasi komunitas, sedangkan keabsahan data diuji melalui&#13;
triangulasi sumber.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika komunikasi kelompok pada Komunitas Shopee&#13;
Driver Yogyakarta berlangsung secara aktif, terbuka, dan partisipatif. Grup Facebook tidak hanya&#13;
berfungsi sebagai media penyebaran informasi mengenai perubahan sistem aplikasi, wilayah dengan&#13;
permintaan pesanan yang tinggi, maupun penyelesaian kendala operasional, tetapi juga menjadi ruang&#13;
sosial yang membangun solidaritas, rasa kebersamaan, serta identitas kolektif antaranggota. Praktik&#13;
komunikasi yang berlangsung melalui unggahan, komentar, dan diskusi memperlihatkan pola komunikasi&#13;
horizontal yang memberikan kesempatan kepada setiap anggota untuk saling bertukar informasi,&#13;
pengalaman, serta memberikan dukungan terhadap sesama driver. Berdasarkan perspektif etnografi&#13;
komunikasi, interaksi tersebut membentuk budaya komunikasi yang ditandai oleh penggunaan bahasa&#13;
yang dipahami bersama, norma komunikasi yang menekankan sikap saling menghormati dan membantu,&#13;
serta peran admin sebagai pengelola komunikasi yang menjaga keteraturan interaksi dan meminimalkan&#13;
potensi konflik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi dalam komunitas tidak hanya&#13;
menghasilkan pertukaran informasi, tetapi juga membentuk makna bersama, memperkuat solidaritas&#13;
sosial, dan mempertahankan keberlangsungan komunitas virtual sebagai ruang komunikasi yang efektif&#13;
bagi para Shopee Driver di Yogyakarta.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>