<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>FENOMENA CANCEL CULTURE SEBAGAI KONTROL SOSIAL PADA&#13;
SKINCARE OVERCLAIM DAVIENA SKINCARE DI MEDIA SOSIAL&#13;
TIKTOK</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nagita Devina</mods:namePart><mods:namePart type="family">Imandasari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Fenomena cancel culture semakin berkembang di media sosial sebagai bentuk respons &#13;
kolektif terhadap tindakan yang dianggap melanggar norma sosial. Tuduhan overclaim pada&#13;
produk Daviena Skincare memicu kontroversi di TikTok setelah muncul hasil uji laboratorium&#13;
yang menunjukkan ketidaksesuaian antara klaim dan kandungan produk. Penelitian ini bertujuan&#13;
menganalisis fenomena cancel culture terhadap Daviena Skincare sebagai bentuk kontrol sosial&#13;
digital. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif deskriptif&#13;
dan metode analisis isi terhadap 600 komentar netizen yang diperoleh melalui teknik scraping data&#13;
dari empat konten TikTok dengan tingkat engagement tertinggi. Analisis mengacu pada Teori&#13;
Kontrol Sosial Travis Hirschi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cancel culture berfungsi&#13;
sebagai mekanisme kontrol sosial informal melalui pembentukan opini publik. Netizen berperan&#13;
aktif menyebarkan kritik, menuntut akuntabilitas, dan mendorong transparansi informasi produk.&#13;
Temuan ini menegaskan bahwa TikTok tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga ruang&#13;
partisipasi publik yang mampu memengaruhi reputasi suatu brand.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>