%X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami persepsi generasi muda terhadap tradisi Sedekah Laut di pesisir Pantai Selatan Bantul, Yogyakarta. Tradisi Sedekah Laut merupakan salah satu warisan budaya lokal yang masih dilaksanakan oleh masyarakat pesisir sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil laut dan keselamatan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi dan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tiga informan yang dipilih secara purposif dari kelompok generasi muda usia 17–25 tahun. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi generasi muda terhadap tradisi Sedekah Laut terbentuk melalui proses pemahaman, penilaian, dan pemaknaan yang dipengaruhi oleh pengalaman individu, lingkungan sosial, serta nilai budaya yang berkembang di masyarakat. Sebagian besar informan memandang tradisi ini sebagai bentuk warisan budaya yang masih relevan, meskipun terdapat pergeseran makna dari yang bersifat sakral menuju pemaknaan yang lebih kontekstual di era modern. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki posisi penting dalam konstruksi makna generasi muda. %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %T PERSEPSI GENERASI MUDA ATAS TRADISI SEDEKAH LAUT DI PANTAI PARANGKUSUMO (Studi Fenomenologi Pada Anak Muda di Kabupaten Bantul) %A Chandra Wahyu Kurniawan %L universitasamikomyogyakarta32873 %D 2026