<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS PROSES PRODUKSI BERITA KULINER DI&#13;
MEDIA ONLINE RADAR JOGJA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Bima</mods:namePart><mods:namePart type="family">Samudra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kajian ini berfokus pada proses produksi berita soft news kategori kuliner&#13;
di media online Radar Jogja, yang secara konsisten menghadirkan rubrik kuliner&#13;
dalam pemberitaannya. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui dan&#13;
mendeskripsikan proses produksi berita kuliner di Radar Jogja, mulai dari tahap&#13;
pra-produksi, produksi, hingga pascaproduksi. Pemilihan berita kuliner didasarkan&#13;
pada karakteristiknya yang ringan, dekat dengan gaya hidup masyarakat, serta&#13;
memiliki potensi dalam meningkatkan keterlibatan audiens di media digital.&#13;
Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode kualitatif, dengan&#13;
Radar Jogja sebagai objek kajian. Sebagai kerangka analisis, digunakan konsep&#13;
teori produksi berita Branston dan Stafford (2003) yang membagi proses produksi&#13;
berita ke dalam tiga tahapan utama, yaitu pra-produksi, produksi, dan&#13;
pascaproduksi, yang saling berkaitan dan dipengaruhi oleh kebijakan redaksi,&#13;
rutinitas kerja, serta karakteristik konten. Melalui kerangka tersebut, kajian ini&#13;
menggambarkan praktik produksi berita kuliner yang dilakukan oleh redaksi Radar&#13;
Jogja dalam menyesuaikan kebutuhan audiens digital tanpa mengabaikan nilai-nilai&#13;
jurnalistik. Temuan menunjukkan bahwa produksi berita kuliner di Radar Jogja&#13;
berlangsung secara sistematis melalui tahapan pra-produksi, produksi, dan&#13;
pascaproduksi, dengan penyesuaian terhadap karakteristik soft news dan dinamika&#13;
media online. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya diskursus akademis&#13;
mengenai produksi soft news kuliner di media lokal. Ke depan, kajian lanjutan&#13;
disarankan untuk menggali hambatan dalam produksi berita kuliner, strategi&#13;
peningkatan engagement audiens, serta perbandingan praktik jurnalisme kuliner&#13;
antar media digital.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-03-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>