%A Anwar Rohman Lubis %L universitasamikomyogyakarta32832 %D 2026 %K Mise-en-scène, komunikasi visual, film pendek, film Cukup Sampai Malam Ini, komunikasi nonverbal, visual communication, short film, film Cukup Sampai Malam Ini, nonverbal communication. %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %T {JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIS} MISE-EN-SCÈNE SEBAGAI BENTUK KOMUNIKASI VISUAL DALAM FILM CUKUP SAMPAI MALAM INI %X Film sebagai bentuk komunikasi massa tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan pesan, nilai, dan makna melalui bahasa visual dan audio. Salah satu elemen penting dalam menciptakan makna visual dalam sebuah film adalah mise-en-scène, yang melibatkan penataan setting, properti, kostum, tata cahaya, akting pemain, dan komposisi visual dalam setiap bingkai gambar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan mise-en-scène sebagai bentuk komunikasi visual dalam film pendek Cukup Sampai Malam Ini. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana elemen-elemen visual dalam film tersebut berperan dalam membangun suasana, karakterisasi tokoh, serta menyampaikan pesan emosional dan konflik batin tanpa ketergantungan pada dialog verbal. penelitian ini menganalisis setiap aspek mise-en-scène dalam film untuk menggali bagaimana elemen visual tersebut berfungsi sebagai bahasa nonverbal dalam menyampaikan makna yang lebih dalam kepada audiens. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan studi komunikasi visual dan memperkaya wawasan tentang penggunaan mise-enscène dalam film sebagai sarana komunikasi nonverbal yang efektif.