%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Gumelar, Riyan %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ekonomi & Sosial %D 2026 %F universitasamikomyogyakarta:32819 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K pencahayaan, film dokumenter, sinematografi, Blain Brown, : lighting, documentary film, cinematography. %T {JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIS} PENERAPAN TEKNIK PENCAHAYAAN SEBAGAI PEMBENTUK ESTETIKA VISUAL DAN FILM DOKUMENTER NOTASI VISUAL %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32819/ %X Film dokumenter Notasi Visual merupakan karya audio visual yang mengangkat proses kreatif pelukis abstrak Eko Rahmy dalam mempersiapkan pameran tunggalnya. Penelitian ini berfokus pada penerapan teknik pencahayaan dalam film dokumenter. Pencahayaan tidak hanya berfungsi sebagai sumber penerangan, tetapi juga digunakan untuk membangun suasana, memperkuat emosi, menampilkan detail karya, serta mengarahkan perhatian penonton terhadap objek dan aktivitas di dalam frame. Penelitian ini menggunakan teori pencahayaan sinematik menurut Blain Brown yang meliputi konsep cinematic continuity, motivated lighting, kualitas cahaya, controlling visual, dan lighting style. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui proses observasi, dokumentasi, dan analisis visual terhadap adegan dalam film Notasi Visual. Penerapan pencahayaan dilakukan menggunakan beberapa teknik seperti natural lighting, three-point lighting, soft lighting, high key lighting, dan low key lighting yang disesuaikan dengan kebutuhan suasana dan karakter visual setiap adegan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik pencahayaan mampu membangun visual film dokumenter secara lebih artistik dan komunikatif. Penggunaan cahaya yang konsisten membantu menjaga kesinambungan visual antar shot, memperkuat karakter ruang, menampilkan detail tekstur lukisan, serta membangun suasana yang intim dan realistis. Dengan demikian, pencahayaan dalam film dokumenter Notasi Visual tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga menjadi elemen penting dalam mendukung visual storytelling dan pengalaman visual penonton.