eprintid: 32817 rev_number: 15 eprint_status: archive userid: 12 dir: disk0/00/03/28/17 datestamp: 2026-09-17 02:29:16 lastmod: 2026-09-17 02:29:16 status_changed: 2026-09-17 02:29:16 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Ramadhan, Syahrul creators_nim: 19.83.0374 contributors_name: Ashari, Wahid Miftahul corp_creators: Universitas AMIKOM Yogyakarta title: PERBANDINGAN METODE DWT, IWT, FFT, DAN DCT DALAM STEGANOGRAFI PESAN RAHASIA MENGGUNAKAN EVALUASI AHP ispublished: pub subjects: 000.000.005 divisions: tk full_text_status: restricted keywords: Steganografi, DWT, IWT, FFT, DCT, Steganography. abstract: Steganografi merupakan teknik penyembunyian informasi pada media digital untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data. Permasalahan yang sering terjadi pada steganografi adalah penurunan kualitas citra setelah proses penyisipan pesan, meningkatnya tingkat error, serta efisiensi waktu komputasi yang berbeda pada setiap metode. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi keamanan dan kualitas media steganografi sehingga diperlukan metode yang mampu menghasilkan kualitas citra stego yang baik dengan tingkat distorsi yang rendah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membandingkan performa beberapa metode steganografi berbasis transform domain yaitu Discrete Wavelet Transform (DWT), Integer Wavelet Transform (IWT), Fast Fourier Transform (FFT), dan Discrete Cosine Transform (DCT). Penelitian dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan proses penyisipan pesan pada citra grayscale dan RGB. Evaluasi performa dilakukan menggunakan parameter Peak Signal to Noise Ratio (PSNR), Mean Squared Error (MSE), Structural Similarity Index (SSIM), payload, dan waktu komputasi. Selanjutnya dilakukan perhitungan score menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan metode terbaik berdasarkan pembobotan beberapa kriteria evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Integer Wavelet Transform (IWT) memperoleh performa terbaik dengan rata-rata score sebesar 0,86370, diikuti DWT sebesar 0,85105, FFT sebesar 0,74715, dan DCT sebesar 0,59470. Metode IWT mampu menghasilkan kualitas citra stego yang sangat baik dengan nilai PSNR dan SSIM tinggi, nilai MSE rendah, serta waktu komputasi yang lebih efisien dibandingkan metode lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan metode steganografi citra digital serta dimanfaatkan oleh peneliti dan pengembang sistem keamanan informasi. date: 2026-06-30 date_type: published institution: Universitas AMIKOM Yogyakarta department: Fakultas Ilmu Komputer thesis_type: bachelor thesis_name: skripsi citation: Ramadhan, Syahrul (2026) PERBANDINGAN METODE DWT, IWT, FFT, DAN DCT DALAM STEGANOGRAFI PESAN RAHASIA MENGGUNAKAN EVALUASI AHP. S1 - Sarjana thesis, Universitas AMIKOM Yogyakarta. document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32817/1/COVER.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32817/2/BAB%20I.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32817/3/BAB%20II.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32817/4/BAB%20III.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32817/5/BAB%20IV.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32817/6/BAB%20V.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32817/7/Daftar%20Pustaka.pdf document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32817/8/Sourcecode%20-%2019.83.0374.zip document_url: https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32817/9/Publikasi.pdf