TY - THES PB - Universitas AMIKOM Yogyakarta N2 - Film "Ipar Adalah Maut" (2024) mengangkat isu perselingkuhan domestik yang melibatkan adik ipar sebagai sosok "orang ketiga". Penelitian kualitatif berparadigma konstruktivisme ini bertujuan mendeskripsikan pemaknaan penonton terhadap representasi tersebut serta implikasinya pada pembentukan stereotip di dunia nyata. Metode penelitian menggunakan analisis resepsi model encoding/decoding Stuart Hall. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama informan terkait dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pemaknaan penonton terbagi ke dalam dua posisi. Informan pada posisi oposisi menolak generalisasi film, menganggap visualisasi konflik berlebihan, dan menilai perselingkuhan sebagai kegagalan moral individu sehingga menstigma adik ipar di dunia nyata dianggap tidak objektif. Sebaliknya, informan pada posisi dominan menyetujui premis film dan menganggap kehadiran ipar yang menumpang tinggal sebagai ancaman laten bagi pernikahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film ini berhasil memengaruhi emosi penonton dan membentuk pola pikir baru yang melahirkan sikap waspada, paranoia, hingga penolakan domestik terhadap kehadiran ipar dalam kehidupan nyata demi perlindungan diri. ID - universitasamikomyogyakarta32811 A1 - Ayatullah, Razha Mualik M1 - bachelor KW - Film KW - Stereotip KW - Orang Ketiga KW - Teori Resepsi KW - Ipar Adalah Maut KW - Stereotype KW - Third Person KW - Reception Theory. Y1 - 2026/04/29/ TI - ANALISIS RESEPSI PENONTON FILM "IPAR ADALAH MAUT" TERHADAP PEMBENTUKAN STEREOTIP MENGENAI PERAN ORANG KETIGA DALAM PERNIKAHAN UR - https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32811/ AV - restricted ER -