TY - THES A1 - Mustika, Tiara Citra N2 - Penyalahgunaan nomor telepon untuk penipuan, phishing, impersonation, dan pemerasan muncul berulang serta menyebar lintas platform. Pada sistem pelaporan berbasis komunitas, laporan yang masuk cenderung tidak seragam, mulai dari narasi berbeda-beda, konteks awal minim, dan bukti pendukung sering tidak terdokumentasi dengan format yang konsisten. Dampaknya, verifikasi awal memakan waktu, penilaian antar pemeriksa mudah berbeda, dan alasan penetapan prioritas sulit ditinjau ulang. Penelitian ini menyusun mekanisme Risk-Informed Prioritization (RIP) nomor telepon pada fitur Predator Watch di platform SheCure dengan memadukan pengayaan konteks berbasis OSINT dan prinsip forensik digital tingkat dasar pada penanganan artefak. OSINT dimanfaatkan secara legal dan non-intrusif untuk menelusuri jejak publik nomor telepon, lalu setiap temuan dicatat sebagai log yang memuat sumber, waktu akses, ringkasan relevansi, serta artefak pendukung. Penilaian risiko diterapkan melalui aturan eksplisit (prioritisasi) dan heuristik terbatas untuk memetakan indikator laporan, bukti digital, serta sinyal OSINT menjadi skor dan klasifikasi risiko relatif (Low/Medium/High) yang audit-ready. Hasilnya menunjukkan bahwa pencatatan temuan dan artefak yang rapi memperkuat konsistensi mekanisme RIP dan memudahkan review karena keputusan terikat pada indikator serta jejak rujukan. Kerangka ini bermanfaat bagi platform, moderator, dan komunitas pelapor sebagai pola kerja verifikasi awal yang lebih tertata. PB - Universitas AMIKOM Yogyakarta ID - universitasamikomyogyakarta32790 KW - OSINT KW - Risk-Informed Prioritization KW - Digital Forensic KW - Telephone Number KW - Predator Watch KW - SheCure. UR - https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32790/ TI - ANALISIS RISIKO NOMOR TELEPON MENGGUNAKAN OSINT DAN DIGITAL FORENSIC PADA FITUR PREDATOR WATCH SHECURE AV - restricted Y1 - 2026/02/27/ M1 - bachelor ER -