<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KOMPARASI ALGORITMA SVM DAN KNN DALAM&#13;
MENDETEKSI OBFUSCATED MALWARE</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Maftukh Zaki</mods:namePart><mods:namePart type="family">Mubarok</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan teknik obfuscation pada malware modern telah menjadi tantangan&#13;
signifikan bagi sistem keamanan siber, di mana malware mampu menyamarkan&#13;
kode berbahaya untuk menghindari deteksi antivirus tradisional berbasis signature.&#13;
Oleh karena itu, pendekatan analisis dinamis melalui forensik memori menjadi&#13;
solusi alternatif yang krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkomparasi kinerja&#13;
dua algoritma Supervised Machine Learning, yaitu Support Vector Machine (SVM)&#13;
dan K-Nearest Neighbor (KNN), dalam mendeteksi obfuscated malware. Dataset&#13;
yang digunakan adalah CIC-MalMem-2022 dan MalwareMemoryDump  yang&#13;
berisi fitur-fitur ekstraksi memori dari berbagai jenis malware (Spyware,&#13;
Ransomware, Trojan) dan aplikasi benigna. Metodologi penelitian meliputi tahap&#13;
preprocessing data, normalisasi fitur menggunakan Standard Scaler, dan pelatihan&#13;
model dengan pembagian data latih dan uji sebesar 80:20. Hasil pengujian&#13;
menunjukkan bahwa algoritma [Model Terbaik, misal: SVM] memiliki performa&#13;
yang lebih unggul dengan akurasi mencapai [...%], dibandingkan algoritma [Model&#13;
Lain] yang memperoleh akurasi [...%]. Namun, dari segi waktu komputasi,&#13;
algoritma [Model Tercepat] terbukti lebih efisien. Penelitian ini menyimpulkan&#13;
bahwa metode Machine Learning berbasis memori efektif dalam mengidentifikasi&#13;
malware yang tersamar, dengan [Model Terbaik] sebagai rekomendasi utama untuk&#13;
deteksi yang memprioritaskan akurasi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">005 Pemrograman komputer, program dan data</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ilmu Komputer</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>