TY - THES PB - Universitas AMIKOM Yogyakarta N2 - Penciptaan karya film dokumenter ini dilatarbelakangi oleh realitas ironis kehidupan nelayan tradisional di Pantai Baron, Gunungkidul. Di balik besarnya kontribusi sektor perikanan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui visi "Ekonomi Biru", para nelayan bekerja dengan jaminan keselamatan yang minim dan risiko kematian yang tinggi. Film dokumenter ?Aku Pulang? hadir untuk memvisualisasikan ketimpangan tersebut melalui sudut pandang penyintas dan keluarga korban. Penelitian penciptaan ini menerapkan konsep Kepemimpinan Artistik dari Michael Rabiger dan strategi Pendekatan Hibrida menurut Bill Nichols. Sutradara memadukan tiga mode secara dinamis: Mode Observasional untuk merekam otentisitas bahaya di laut; Mode Performatif untuk menggali "kebenaran emosional" melalui intervensi artistik dan pengarahan adegan pada subjek; serta Elemen Ekspositori untuk memperkuat konteks politik melalui data statistik. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa pendekatan hibrida efektif menjembatani keterbatasan kamera dalam merekam trauma masa lalu yang tak kasat mata. Karya ini menyimpulkan bahwa tingginya risiko nyawa nelayan di Pantai Baron belum dibarengi dengan perlindungan sosial yang memadai dari negara. Sebagai pungkasan, film ini berfungsi sebagai instrumen advokasi sosial yang mendesak pemangku kebijakan untuk mengevaluasi sistem jaminan keselamatan bagi masyarakat pesisir. ID - universitasamikomyogyakarta32776 A1 - Al Rasyid, Arsha Haroun M1 - bachelor KW - Film Dokumenter KW - Pendekatan Hibrida KW - Artistic Leadership KW - Keselamatan Nelayan KW - Advokasi Sosial KW - Documentary Film KW - Hybrid Approach KW - Fishermen Safety KW - Social Advocacy. Y1 - 2026/02/25/ TI - {JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIS} EXPLORASI PENDEKATAN MODE HIBRIDA DALAM PENYUTRADARAAN FILM DOKUMENTER ?AKU PULANG? UR - https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32776/ AV - restricted ER -