<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>STRATEGI PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM &#13;
UNTUK MENINGKATKAN BRAND TRUST PELANGGAN&#13;
(STUDI KASUS DRW SKINCARE)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad Raihan Nur</mods:namePart><mods:namePart type="family">Fathiyya</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi pengelolaan media sosial&#13;
Instagram  yang diterapkan oleh DRW Skincare dalam meningkatkan brand trust pelanggan di tengah&#13;
persaingan industri skincare yang semakin kompetitif dan maraknya isu produk kosmetik ilegal.&#13;
Penelitian menggunakan paradigma post-positivistik dengan pendekatan kualitatif dan metode studi&#13;
kasus, melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelolaan akun&#13;
Instagram  @drwskincare, yang kemudian dianalisis secara induktif menggunakan model analisis&#13;
interaktif serta diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Kerangka analisis penelitian ini&#13;
menggunakan The Circular Model of SoMe yang meliputi tahap share, optimize, manage, dan engage,&#13;
serta konsep brand trust yang mencakup pemenuhan janji merek, integritas, dan kepedulian terhadap&#13;
konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DRW Skincare secara konsisten menerapkan strategi&#13;
berbagi konten edukatif, testimoni, before–after, transparansi informasi produk, serta interaksi responsif&#13;
dengan audiens, disertai optimalisasi visual dan monitoring komunikasi digital yang terstruktur. Strategi&#13;
tersebut mampu membangun persepsi kredibilitas, meningkatkan rasa aman konsumen, serta&#13;
memperkuat kepercayaan terhadap kualitas dan legalitas produk, sehingga pengelolaan Instagram  yang&#13;
komunikatif, transparan, dan berbasis interaksi dua arah terbukti berperan penting dalam membangun&#13;
dan mempertahankan brand trust pelanggan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-28</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>