<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>{JALUR NON REGULER - SKEMA ARTIS} PENERAPAN ELEMEN SINEMATOGRAFI DALAM MEMBANGUN&#13;
REALITAS KEHIDUPAN NELAYAN PADA FILM DOKUMENTER&#13;
“AKU PULANG”</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fidhal Fahruq Muadzlam</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wahab</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Film dokumenter "Aku Pulang" mengangkat realitas kehidupan nelayan di&#13;
pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul yang memiliki dualitas dimensi yaitu&#13;
dimensi fisik berupa aktivitas melaut yang penuh risiko, dan dimensi psikologis&#13;
berupa trauma kehilangan serta himpitan ekonomi. Penelitian penciptaan ini&#13;
bertujuan untuk memvisualisasikan kedua dimensi tersebut melalui penerapan&#13;
elemen sinematografi. Metode penciptaan yang digunakan adalah Pendekatan&#13;
Dokumenter Hibrida, yang mengintegrasikan mode ekspositori, perfomatif, dan&#13;
observasional. Analisis karya dilakukan menggunakan teori sinematografi Blain&#13;
Brown yang berfokus pada tiga elemen utama yaitu komposisi (composition),&#13;
pencahayaan (lighting), dan pergerakan kamera (camera movement). Hasil&#13;
penciptaan menunjukkan bahwa penerapan elemen sinematografi mampu&#13;
membangun konstruksi realitas yang utuh. Pertama, elemen komposisi diterapkan&#13;
melalui variasi wide shot untuk memberikan konteks ruang pada penyajian data dan&#13;
close up untuk membangun keintiman emosional dengan narasumber. Kedua,&#13;
elemen pencahayaan menerapkan teknik low key lighting dan nuansa warna dingin&#13;
(cold tone) pada segmen wawancara untuk memvisualisasikan atmosfer duka.&#13;
Ketiga, elemen pergerakan kamera dibedakan secara kontras seperti penggunaan&#13;
static shot (tripod) untuk penyajian data fakta, dan handheld (kamera genggam)&#13;
untuk merekam aksi bahaya di laut sebagai representasi ketidakstabilan hidup&#13;
nelayan. Melalui sinergi ketiga elemen tersebut, film ini berhasil menyajikan&#13;
pengalaman visual yang tidak hanya informatif tetapi juga emotif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">302.2 Ilmu Komunikasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>