%A Muizmu Sallajul Iqbal %K Kebijakan luar negeri Indonesia, Bebas Aktif, Episteme, Arkeologi pengetahuan, Genealogi kekuasaan, Indonesia's foreign policy, Free and Active, Episteme, Archaeology of knowledge, Genealogy of power. %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %T EPISTEME BEBAS AKTIF: ARKEOLOGI PENGETAHUAN DAN GENEALOGI KEKUASAAN DALAM DISKURSUS POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA %X Kajian ini menganalisis inti dari kebijakan luar negeri Indonesia, dikenal sebagai bebas aktif, bukan hanya dilihat sebagai doktrin geopolitik melainkan sebagai sebuah episteme basis pengetahuan yang memengaruhi perspektif Indonesia terhadap lingkungan Internasional. Dengan pendekatan teori kritis atau dalam madzah keilmuwan hubungan internasional disebut postmodern terutama arkeologi pengetahuan dan genealogi kekuasaan dari Michel Foucault, tulisan ini berargumen bahwa bebas aktif merupakan konsekuensi dari pembentukan diskursif antikolonial serta dialektika internal melalui perdebatan penemu bangsa yang berlangsung pada tataran kekuasaan pada eranya. Arkeologi pengetahuan diterapkan untuk menyelidiki lapisan pengetahuan yang memungkinkan bebas aktif dapat diakui sebagai kebenaran. Di sisi lain, genealogi kekuasaan mencerminkan dari mana prinsip tersebut berasal dan berperan menjadi alat melewati arena politik domestik, dalam mengahapi dinamika kekuatan pada level global. Pada akhirnya, tulisan ini mengungkapkan pemahaman bebas aktif sebagai episteme yang menunjukkan relevansinya terhadap konstelasi internasional yang senantiasa berubah. Tulisan ini menyajikan perspektif alternatif dengan menggunakan skema analisis dari Michel Foucault. Hipotesa peneliti percaya bahwa bebas aktif tidak sekedar kebijakan, namun sebagai suatu episteme. Foucault mendefinisikan episteme sebagai arsip historis dari kondisi kemungkinan yang memunculkan pengetahuan pada waktu tertentu. Berfungsi sebagai struktur bawah sadar ketetapan yang dapat diungkapkan, dipikirkan, dan dianggap sebagai satu kebenaran. Metode arkeologi pengetahuan beserta genealogi kekuasaan tidak diartikan untuk menemukan asal mula dan penemu melainkan gagasan dan ide otentik untuk mengungkapkan kondisi diskursif yang merekontruksi pengetahuan tersebut hadir. Episteme bebas aktif dapat dilacak melalui beberapa lapisan pengetahuan. %L universitasamikomyogyakarta32728 %D 2026