%L universitasamikomyogyakarta32705 %D 2026 %K Compositing, 3D scene, Visual effect, Film “The Aftermath”. %A Rieva Abidzar Salsabila %X Penelitian ini membahas penerapan teknik compositing dalam pembuatan 3D scene "Break Point" pada film "The Aftermath". Compositing merupakan proses penggabungan berbagai elemen visual, baik berupa footage, objek tiga dimensi, objek dua dimensi, maupun efek digital, ke dalam satu kesatuan gambar yang utuh dan realistis. Teknik ini menjadi bagian penting dalam produksi visual efek, khususnya pada adegan yang melibatkan unsur imajinatif dan tidak memungkinkan untuk direalisasikan secara langsung. Pada alur film ‘The Aftermath” menceritakan konflik yang berawal dari perebutan area parkir yang kemudian berkembang menjadi pertarungan antara dua tokoh. Intensitas konflik meningkat seiring penggunaan kekuatan masing-masing tokoh hingga mencapai puncak ketika keduanya mengerahkan seluruh energi dalam satu serangan besar. Benturan kedua kekuatan tersebut menghasilkan ledakan energi yang menjadi klimaks sekaligus penentu akhir dari pertarungan. Kebutuhan penggunaan teknik compositing 3D dalam scene ini didasarkan pada kompleksitas visual dengan melibatkan efek kekuatan, pergerakan kamera yang dinamis, serta penggunaan background digital atau cgi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik compositing secara tepat mampu mendukung penyampaian narasi dan meningkatkan kualitas visual pada scene "Break Point". Dengan demikian, compositing tidak hanya berfungsi sebagai proses teknis, tetapi juga sebagai elemen penting dalam membangun visual pada film "The Aftermath". %T {JALUR NON REGULER - MAGANG ARTIST} PEMBAHASAN COMPOSITING 3D SCENE "BREAK POINT" PADA FILM "THE AFTERMATH" %I Universitas AMIKOM Yogyakarta