TY - THES PB - Universitas AMIKOM Yogyakarta A1 - Arum, Fina Yuli Asri Indah UR - https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32704/ ID - universitasamikomyogyakarta32704 Y1 - 2026/04/23/ KW - Green Economy KW - Emisi Karbon KW - Konsumsi Energi KW - Perdagangan Internasional KW - Energi Fosil KW - Carbon Emissions KW - Energy Consumption KW - International Trade KW - Fossil Fuels. TI - DAMPAK PENGURANGAN EMISI KARBON TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI HIJAU DI INDONESIA N2 - Perubahan iklim global menjadi isu krusial yang memengaruhi keberlanjutan pembangunan ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Peningkatan emisi karbon dioksida (CO?) akibat aktivitas ekonomi seperti konsumsi energi, pertumbuhan ekonomi, perdagangan internasional, serta ekspor bahan bakar fosil menjadi tantangan utama dalam mewujudkan pembangunan ekonomi hijau. Indonesia sebagai negara berkembang menghadapi dilema antara menjaga pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan menekan emisi karbon. Dalam beberapa dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil justru diiringi oleh peningkatan emisi CO?, yang menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi masih sangat bergantung pada energi fosil. Oleh karena itu, diperlukan kajian empiris yang mampu menjelaskan hubungan antara aktivitas ekonomi dan emisi karbon sebagai indikator pembangunan ekonomi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas konsumsi energi masyarakat, produk domestik bruto (GDP), perdagangan internasional, dan ekspor bahan bakar fosil terhadap emisi karbon dioksida di Indonesia. Secara khusus, penelitian ini ingin mengetahui pengaruh masing-masing variabel baik secara parsial maupun simultan terhadap pembangunan ekonomi hijau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS). Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series tahunan periode 1990?2024 yang bersumber dari World Bank. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah emisi karbon dioksida (CO?), sedangkan variabel independennya meliputi intensitas konsumsi energi masyarakat (ICE), produk domestik bruto (GDP), perdagangan internasional (TRD), dan ekspor bahan bakar fosil (FEX). Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, model diuji menggunakan uji asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, heteroskedastisitas, dan linearitas untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, intensitas konsumsi energi masyarakat dan produk domestik bruto berpengaruh positif dan signifikan terhadap emisi karbon dioksida. Mengindikasikan bahwa peningkatan konsumsi energi dan pertumbuhan ekonomi yang masih bergantung pada energi fosil akan meningkatkan emisi karbon. Perdagangan internasional tidak berpengaruh signifikan terhadap emisi karbon, yang menunjukkan adanya keseimbangan antara efek positif (transfer teknologi ramah lingkungan) dan efek negatif (peningkatan produksi berbasis energi fosil). Ekspor bahan bakar fosil memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap emisi karbon, yang mencerminkan tingginya ketergantungan Indonesia pada sektor energi berbasis karbon. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap emisi karbon dioksida. Temuan ini menegaskan bahwa transformasi menuju ekonomi hijau di Indonesia memerlukan kebijakan yang mampu menekan konsumsi energi fosil, mendorong penggunaan energi terbarukan, serta melakukan diversifikasi struktur ekonomi agar tidak bergantung pada sektor berbasis karbon. AV - restricted M1 - bachelor ER -