%0 Thesis %9 S1 - Sarjana %A Putri, Dita Fernanda %A Universitas AMIKOM Yogyakarta, %B Fakultas Ekonomi & Sosial %D 2026 %F universitasamikomyogyakarta:32696 %I Universitas AMIKOM Yogyakarta %K PDRB, Keuangan Digital, Kredit Perbankan, Fintech Lending, Teknologi Digital, Penduduk Bekerja, Digital Finance, Bank Credit, Fintech Lending, Digital Technology, Employment. %T PENGARUH KEUANGAN DIGITAL TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI INDONESIA %U https://eprints.amikom.ac.id/id/eprint/32696/ %X Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar dengan populasi lebih dari 287 juta jiwa memiliki potensi ekonomi yang besar. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menjadi indikator penting untuk menilai kontribusi daerah terhadap pendapatan nasional. Periode 2020-2024 menunjukkan tren peningkatan PDRB, mencerminkan pemulihan ekonomi pasca pandemi dan transformasi struktural. Namun, distribusi PDRB antar provinsi masih tidak merata DKI Jakarta mencatat PDRB tertinggi, sementara Maluku terendah. Ketimpangan ini diduga dipengaruhi oleh perbedaan akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital, dan kapasitas penduduk bekerja. Penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan menggabungkan kredit bank umum dan fintech lending dalam satu model untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap PDRB provinsi. Fokus penelitian adalah empat variabel independen: adopsi teknologi, kredit perbankan, fintech lending, dan jumlah penduduk yang bekerja, menggunakan data cross-sectional 2024 dari Badan Pusat Statistik dan Otoritas Jasa Keuangan. Analisis dilakukan melalui regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Sebelum estimasi, dilakukan uji asumsi klasik meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi untuk memastikan validitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas teknologi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kredit bank umum juga memiliki pengaruh positif dan sangat signifikan, menjadi variabel paling dominan dalam pembentukan PDRB. Jumlah penduduk yang bekerja berpengaruh positif dan signifikan, menegaskan peran penting penduduk bekerja. Sebaliknya, fintech lending memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan, menunjukkan ekspansi pinjaman fintech belum menciptakan nilai tambah yang terukur bagi PDRB. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan, dan model mampu menjelaskan variasi PDRB secara tinggi, menunjukkan validitas penelitian yang baik.