<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>ANALISIS DAYA SAING INDUSTRI MEBEL KAYU DI DESA&#13;
DLINGO DENGAN PENDEKATAN&#13;
PORTER’S FIVE FORCES</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Adinda Ulfa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rahmawati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Industri mebel kayu merupakan salah satu sektor usaha yang berperan penting &#13;
dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di daerah pedesaan. Desa&#13;
Dlingo, Kabupaten Bantul, sebagai salah satu sentra mebel kayu, masih menghadapi&#13;
berbagai kendala seperti keterbatasan modal, teknologi produksi yang sederhana, serta&#13;
akses pemasaran yang belum optimal. Kondisi ini berdampak pada tingkat daya saing&#13;
usaha di tengah persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis daya saing industri mebel kayu di Desa Dlingo dengan menggunakan&#13;
pendekatan Porter’s Five Forces. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan&#13;
pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner&#13;
kepada 30 pelaku usaha sebagai unit analisis. Responden bersifat variatif, yaitu pemilik&#13;
usaha maupun karyawan, yang disesuaikan dengan kebutuhan data pada setiap indikator&#13;
pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat daya saing industri mebel&#13;
kayu di Desa Dlingo tergolong cukup tinggi. Ancaman pendatang baru berada pada&#13;
kategori sedang, daya tawar pemasok dan pembeli tergolong tinggi, ancaman&#13;
produk substitusi rendah, serta tingkat persaingan antar pelaku usaha tergolong tinggi.&#13;
Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan upaya peningkatan daya saing melalui&#13;
peningkatan kualitas produk, inovasi desain, serta pemanfaatan pemasaran digital agar&#13;
mampu menjangkau pasar yang lebih luas.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">330 Ekonomi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-18</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>