<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>DETERMINAN ANGKA HARAPAN HIDUP PEREMPUAN  &#13;
DI INDONESIA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ira Cristya</mods:namePart><mods:namePart type="family">Maharani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Angka Harapan Hidup Perempuan merupakan indikator utama untuk mengukur&#13;
kualitas hidup dan kesejahteraan perempuan di Indonesia. Data Angka Harapan&#13;
Hidup Perempuan pada tahun 2022–2024 menunjukkan tren positif secara nasional,&#13;
namun masih terdapat ketimpangan signifikan antarprovinsi, terutama antara&#13;
wilayah Indonesia bagian Barat dan Timur. Indonesia masih menghadapi tantangan&#13;
dalam pemerataan kualitas hidup perempuan, yang terlihat dari Angka Harapan&#13;
Hidup Perempuan (AHHP) nasional tahun 2024 sebesar 74,21 tahun yang masih&#13;
lebih rendah dibandingkan negara ASEAN seperti Singapura 83,86 tahun, serta&#13;
adanya ketimpangan antarwilayah seperti capaian antara D.I. Yogyakarta (77,4&#13;
tahun) dan Sulawesi Barat (68,28 tahun). Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis pengaruh Sumbangan Pendapatan Perempuan, Akses Air Bersih,&#13;
Jumlah Keluarga Penerima Bantuan Sosial, dan Rata-Rata Lama Sekolah&#13;
Perempuan terhadap Angka Harapan Hidup Perempuan di Indonesia selama&#13;
periode 2022-2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel&#13;
pada 33 Provinsi (n=99) yang diestimasi menggunakan Fixed Effect Model (FEM).&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akses Air Bersih dan Rata-Rata Lama&#13;
Sekolah Perempuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Angka Harapan&#13;
Hidup Perempuan, sedangkan Sumbangan Pendapatan Perempuan dan Jumlah&#13;
Keluarga Penerima Bantuan Sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap Angka&#13;
Harapan Hidup Perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan Angka&#13;
Harapan Hidup Perempuan lebih dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan kualitas&#13;
sumber daya manusia, sehingga kebijakan pemerintah sebaiknya diprioritaskan&#13;
pada pemerataan infrastruktur air bersih dan akses pendidikan perempuan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">330 Ekonomi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-25</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas AMIKOM Yogyakarta;Fakultas Ekonomi &amp; Sosial</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>